![]() |
| Tim PkM Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta dampingi para guru MIM Dimoro untuk mengoptimalkan website sekolah |
WARTAJOGLO, Sukoharjo - Di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, keberadaan website sekolah kini tidak lagi sekadar menjadi papan pengumuman daring.
Website telah berkembang menjadi pusat informasi, sarana komunikasi, hingga media penguatan literasi digital bagi sekolah, guru, orang tua, dan masyarakat.
Hal itulah yang menjadi fokus kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang digelar Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta di Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Dimoro, Kamis (21/5/2026).
Melalui program bertajuk “Optimalisasi Penggunaan Website di MIM Dimoro sebagai Sumber Informasi dan Sarana Literasi Digital bagi Guru, Orang Tua, dan Masyarakat”, kampus tersebut mendorong pemanfaatan website sekolah agar lebih aktif, informatif, dan mampu menjawab kebutuhan komunikasi di era digital.
Kegiatan yang berlangsung di MIM Dimoro, Parangjoro, Grogol, Sukoharjo itu menjadi bagian implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Tim PkM dipimpin Sularso, M.Sn. dengan anggota Andri Pranolo, S.Kom., M.Cs., Ph.D., Drs. Bambang Widi Pratolo, M.Hum., Ph.D., dan Much. Fuad Saifuddin, S.Pd., M.Pd.
Dalam kegiatan tersebut, para guru mendapatkan pendampingan mengenai pengelolaan konten website, publikasi kegiatan sekolah, optimalisasi informasi akademik, hingga strategi membangun komunikasi digital yang efektif dengan orang tua siswa dan masyarakat.
Ketua tim PkM, Sularso, mengatakan website sekolah memiliki peran penting sebagai wajah lembaga pendidikan di ruang digital.
Menurutnya, pengelolaan website yang baik dapat membantu sekolah menyampaikan informasi secara cepat, transparan, dan terpercaya.
“Website sekolah merupakan wajah lembaga di ruang digital. Melalui pengelolaan yang baik, sekolah dapat menyampaikan informasi secara cepat, transparan, dan terpercaya kepada orang tua maupun masyarakat luas. Selain itu, website juga dapat menjadi media pembelajaran yang mendorong tumbuhnya budaya literasi digital di lingkungan sekolah,” ujarnya.
Optimalisasi website sekolah dinilai penting karena tidak hanya berfungsi sebagai media informasi, tetapi juga menjadi bagian dari penguatan ekosistem pendidikan berbasis teknologi.
Dengan website yang aktif dan terkelola baik, masyarakat dapat lebih mudah mengakses berbagai informasi pendidikan secara terbuka.
Andri Pranolo menilai kemampuan guru dalam mengelola konten digital menjadi salah satu kunci keberhasilan transformasi digital di sekolah.
Sementara Bambang Widi Pratolo menegaskan bahwa website sekolah dapat menjadi sarana meningkatkan partisipasi orang tua dan masyarakat dalam mendukung proses pendidikan.
Kepala Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Dimoro, Anik Sulistyowati, menyambut baik kegiatan tersebut.
Menurutnya, pendampingan dari Universitas Ahmad Dahlan memberikan wawasan baru bagi guru dalam memanfaatkan teknologi digital secara lebih produktif.
Tingkatkan Literasi Digital, UAD Yogyakarta Bantu MIM Dimoro Optimalisasi Website Sekolah https://t.co/18owas8LmL
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) May 22, 2026
“Kami berharap website sekolah dapat menjadi pusat informasi yang mudah diakses oleh orang tua dan masyarakat. Melalui pendampingan ini, guru semakin termotivasi untuk mengembangkan kemampuan literasi digital sehingga mampu menghadirkan informasi yang berkualitas dan bermanfaat,” tandasnya. //Bang
