![]() |
| Jajaran Pimpinan Pusat Tapak Suci melakukan audiensi dengan Wali Kota Semarang |
WARTAJOGLO, Semarang - Rencana penyelenggaraan Muktamar Tapak Suci di Kota Semarang mendapat sambutan hangat dari Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang.
Bahkan, dukungan penuh disampaikan langsung oleh Wali Kota Semarang, Agustin Wilojeng Pramestuti, saat menerima audiensi jajaran Pimpinan Pusat Tapak Suci (PPTS), Senin 22 Juni 2026.
Dukungan tersebut menjadi sinyal kuat bahwa perhelatan organisasi pencak silat Muhammadiyah berskala nasional itu siap digelar di Kota Atlas dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah daerah.
Audiensi yang berlangsung di lingkungan Pemkot Semarang itu dipimpin langsung Ketua Umum PPTS, Afnan Hadikusumo.
Ia hadir bersama sejumlah pengurus pusat, di antaranya Rony Syaifullah, Deddy, Wiwaha Aji Santoso, Munsyarif, dan Krisna. Rombongan diterima langsung oleh Wali Kota Semarang beserta jajaran, termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora) Kota Semarang.
Dalam pertemuan tersebut, Afnan memaparkan konsep dan kesiapan penyelenggaraan Muktamar Tapak Suci.
Agenda pembukaan direncanakan berlangsung di kawasan ikonik Simpang Lima Semarang, sementara sidang-sidang utama akan dipusatkan di Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus).
Paparan tersebut mendapat respons positif dari Wali Kota Semarang. Menurut Afnan, Agustin Wilojeng Pramestuti melihat Muktamar Tapak Suci sebagai momentum penting yang tidak hanya berdampak bagi organisasi, tetapi juga memberikan manfaat bagi Kota Semarang.
"Ibu Wali Kota sangat antusias sekali karena akan hadir banyak orang di Semarang pada perhelatan muktamar nanti. Tentunya, hal ini juga akan membawa dampak positif secara ekonomi, pariwisata, dan sektor-sektor lain di Semarang," ujar Afnan usai pertemuan.
Kehadiran ribuan kader Tapak Suci dari berbagai daerah diperkirakan akan meningkatkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga destinasi wisata lokal diyakini turut merasakan dampak positif selama pelaksanaan muktamar berlangsung.
Tak hanya memberikan dukungan secara moral, Pemkot Semarang juga menyatakan kesiapan untuk membantu berbagai kebutuhan teknis penyelenggaraan acara.
Salah satu bentuk dukungan yang disampaikan adalah penggunaan Lapangan Simpang Lima sebagai lokasi opening ceremony.
Lokasi yang menjadi salah satu ikon Kota Semarang itu diharapkan mampu menghadirkan kemeriahan sekaligus memperkenalkan wajah kota kepada para peserta yang datang dari berbagai penjuru Indonesia.
"Kami kemarin memohon untuk Simpang Lima yang menjadi acara pembukaan bisa diberikan gratis dan difasilitasi untuk kebutuhan snack, VVIP, dan lain sebagainya. Alhamdulillah, Ibu Wali Kota menyampaikan akan mendukung sektor-sektor tersebut," ungkap Afnan.
Sebagai tindak lanjut, Pemkot Semarang akan segera menggelar rapat koordinasi lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mematangkan berbagai aspek teknis penyelenggaraan.
Koordinasi tersebut akan melibatkan sejumlah instansi terkait, mulai dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dinpora), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), hingga perangkat daerah lainnya yang memiliki keterkaitan dengan kelancaran acara.
Menurut Afnan, sinergi antara panitia dan pemerintah daerah menjadi faktor penting untuk memastikan seluruh rangkaian Muktamar Tapak Suci berjalan lancar, aman, dan sukses.
"Intinya, segala sesuatunya akan dibantu dan disupport penuh oleh Pemkot beserta jajaran OPD terkait demi mensukseskan jalannya Muktamar Tapak Suci di Semarang," pungkasnya.
All Out Dukung Muktamar Tapak Suci, Ini Fasilitas Mewah yang Disiapkan Wali Kota Semarang https://t.co/dW2bkGo5kZ
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) June 25, 2026
Dengan dukungan penuh dari Pemkot Semarang, persiapan Muktamar Tapak Suci kini memasuki tahap yang semakin matang.
Perhelatan ini tidak hanya menjadi ajang konsolidasi organisasi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan efek berganda bagi perekonomian dan pariwisata Kota Semarang. //Sik
