TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

KAI Daop 6 Salurkan Bantuan TJSL Ratusan Juta Rupiah untuk Warga Bantul

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta menyalurkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bina Lingkungan senilai total Rp400 juta kepada enam kelompok masyarakat di Kabupaten Bantul

WARTAJOGLO, Bantul – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 6 Yogyakarta menyalurkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Bina Lingkungan senilai total Rp400 juta kepada enam kelompok masyarakat di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penyaluran bantuan dilakukan secara simbolis pada Senin (15/6) oleh perwakilan KAI bersama Tim TJSL Daop 6 Yogyakarta kepada para penerima manfaat di wilayah Bantul.

Bantuan yang diberikan meliputi sarana penunjang kegiatan masyarakat berupa tenda atau tratag, kursi, dan sound system, serta dukungan peningkatan infrastruktur lingkungan melalui pengaspalan jalan dan perbaikan struktur tanah.

Manager Humas PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan program TJSL menjadi salah satu upaya perusahaan untuk hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Melalui program TJSL ini, KAI Daop 6 Yogyakarta berharap bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik untuk mendukung aktivitas sosial kemasyarakatan maupun peningkatan kualitas infrastruktur lingkungan. Kami percaya bahwa kehadiran perusahaan harus dapat memberikan dampak positif dan tumbuh bersama masyarakat,” ujar Feni.

Lima padukuhan menerima bantuan sarana kegiatan masyarakat masing-masing senilai Rp50 juta. Bantuan tersebut diberikan kepada Padukuhan Sungapan, Karanglo, Selogedong, Sumberan, dan Dumpuh yang berada di wilayah Kecamatan Sedayu.

Sementara itu, bantuan terbesar senilai Rp150 juta diberikan kepada Padukuhan Sanan, Kalurahan Bawuran, Kapanewon Pleret. Bantuan tersebut digunakan untuk pengaspalan jalan serta perbaikan struktur tanah dengan lapis agregat kelas A guna mendukung aksesibilitas dan aktivitas warga.

p>Menurut Feni, KAI tidak hanya berfokus pada penyediaan layanan transportasi, tetapi juga berupaya mengambil peran dalam pembangunan sosial dan lingkungan masyarakat.

“KAI tidak hanya berfokus pada layanan transportasi, tetapi juga berupaya menjadi bagian dari pembangunan sosial di masyarakat. Semoga bantuan ini dapat dimanfaatkan secara optimal dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga,” katanya. //Bang

Type above and press Enter to search.