![]() |
| Ketua DPW ATI Jateng Asri Purwanti menyampaikan apresiasi atas dukungan Puspo Wardoyo pada penyelenggaraan kejuaraan Tinju Sabuk Emas |
WARTAJOGLO, Solo – Kesuksesan penyelenggaraan Kejuaraan Tinju Nasional Sabuk Emas Gubernur Jawa Tengah 2026 dan Sabuk Emas Asosiasi Tinju Indonesia (ATI) di Hotel Sahid Jaya Solo tak lepas dari kolaborasi berbagai pihak.
Setelah Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mendorong kejuaraan tinju sebagai bagian dari pengembangan sport tourism,
Ketua Panitia Asri Purwanti secara khusus menyampaikan apresiasi kepada pengusaha nasional Puspo Wardoyo yang dinilai menjadi salah satu motor penggerak bangkitnya olahraga tinju di Jawa Tengah.
Asri menyebut dukungan pemilik Wong Solo Group sekaligus pengelola Kalipepe Land itu menjadi energi baru bagi penyelenggaraan kompetisi tinju profesional maupun pembinaan atlet muda.
"Saya mengadakan event perebutan Sabuk Emas Gubernur dan Sabuk Emas ATI yang mendapat dukungan sponsor yang sangat luar biasa dari Pak Puspo Wardoyo. Walaupun beliau dari dunia kuliner, tetapi tetap mendukung olahraga tinju yang akhir-akhir ini sempat tenggelam," ujar Asri.
Wanita yang juga berprofesi sebagai advokat itu mengatakan, kepedulian Puspo Wardoyo terhadap dunia olahraga menjadi bukti bahwa pembinaan atlet bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah maupun organisasi olahraga, tetapi juga membutuhkan keterlibatan dunia usaha.
Menurutnya, dukungan tersebut sejalan dengan arahan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi yang ingin menjadikan kejuaraan tinju sebagai agenda berkelanjutan sekaligus penggerak sport tourism di berbagai daerah.
"Saya selaku Ketua DPW ATI Jawa Tengah sangat berterima kasih. Semoga nanti Pak Puspo Wardoyo terus mendukung kegiatan kami selanjutnya. Kalau perlu setiap tiga bulan sekali kita adakan kejuaraan untuk mencari bibit-bibit unggul atlet Jawa Tengah," katanya.
Asri optimistis penyelenggaraan yang dilakukan secara rutin akan membuka kesempatan lebih luas bagi atlet-atlet muda untuk berkembang hingga mampu bersaing di tingkat nasional bahkan internasional.
Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya kejuaraan, mulai dari Pertina Solo, KONI, Bank Jateng, Hotel Sahid Jaya Solo, para sponsor, hingga Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
"Terima kasih kepada Pak Puspo Wardoyo yang sangat perhatian kepada atlet tinju Indonesia sehingga olahraga ini bisa bangkit kembali. Terima kasih juga kepada Pertina Solo, KONI, Bank Jateng, Hotel Sahid, Bapak Gubernur, dan seluruh sponsor yang telah mendukung acara ini," ungkapnya.
Asri secara khusus memuji Hotel Sahid Jaya Solo yang dinilai berhasil menyulap ballroom hotel menjadi arena pertandingan tinju profesional dengan atmosfer yang megah.
Usai sukses menggelar Kejuaraan Sabuk Emas Gubernur Jawa Tengah 2026, Asri mengaku telah menyiapkan langkah lanjutan.
Salah satunya mengajukan proposal kepada Puspo Wardoyo agar Kalipepe Land menjadi lokasi penyelenggaraan event tinju berikutnya.
Menurutnya, kawasan wisata tersebut memiliki potensi besar untuk menggabungkan pertandingan olahraga dengan destinasi wisata sehingga sejalan dengan konsep sport tourism yang digagas Gubernur Ahmad Luthfi.
"Saya akan mengajukan proposal ke beliau agar nanti bisa diadakan lagi di Kalipepe Land untuk mencari bibit-bibit atlet Jawa Tengah," ujarnya.
Tak hanya menggelar pertandingan profesional, Asri juga ingin memberi ruang lebih besar bagi petinju amatir agar memiliki jalur pembinaan yang berkesinambungan.
"Adik-adik amatir akan kita beri edukasi. Ketika nanti usia mereka sudah tidak bisa lagi bertanding di amatir, mereka bisa bergabung ke Asosiasi Tinju Indonesia sebagai atlet profesional dan mewakili Indonesia di tingkat internasional," jelasnya.
Ia berharap rencana tersebut segera mendapat lampu hijau sehingga Kalipepe Land dapat menjadi salah satu ikon baru penyelenggaraan kejuaraan tinju nasional di Jawa Tengah.
"Semoga Pak Puspo segera merealisasikan rencana itu di Kalipepe Land. Kami sangat menunggu," pungkas Asri.
Apresiasi Dukungan Puspo Wardoyo pada Kejuaraan Tinju Sabuk Emas, Asri Purwanti: Semoga Rencana di Kalipepe Land Terwujud https://t.co/AEiSK0tRbJ
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) July 5, 2026
Apabila terealisasi, gagasan tersebut akan melengkapi visi besar yang sebelumnya disampaikan Gubernur Ahmad Luthfi, yakni menjadikan olahraga tinju tidak hanya sebagai ajang melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga sebagai daya tarik sport tourism.
Yang mana mampu menghidupkan ekonomi lokal, menggerakkan sektor pariwisata, dan memperkuat posisi Jawa Tengah sebagai salah satu pusat penyelenggaraan event olahraga nasional. //Kls
