![]() |
| Seremoni pelepasan balon menandai Grand Opening dealer JAECOO Sun Solo |
WARTAJOGLO, Sukoharjo - Jawa Tengah dinilai menjadi salah satu pasar paling menjanjikan bagi perkembangan kendaraan listrik dan hybrid di Indonesia.
Optimisme itulah yang mendorong JAECOO Indonesia memperkuat ekspansinya dengan meresmikan dealer 3S (Sales, Service, dan Spare Parts) JAECOO Sun Solo di Jalan Ahmad Yani No. 151 Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Kamis 9 Juli 2026.
Kehadiran dealer ke-35 hasil kolaborasi dengan Sun Motor Group ini, bukan sekadar menambah jaringan penjualan. Tetapi juga menjadi langkah strategis JAECOO dalam menggarap pasar kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) di wilayah Solo Raya dan Jawa Tengah yang terus menunjukkan pertumbuhan.
Business Unit Director JAECOO Indonesia, Jim Ma, mengatakan kepercayaan masyarakat terhadap produk JAECOO terus meningkat sehingga perusahaan berkomitmen memperluas jaringan layanan agar semakin dekat dengan konsumen.
"Kepercayaan konsumen terhadap JAECOO terus tumbuh dari waktu ke waktu, dan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memperluas jangkauan layanan. Hadirnya JAECOO Sun Solo adalah bukti nyata komitmen kami memperkuat fondasi bisnis di Jawa Tengah, sekaligus memastikan setiap pelanggan mendapatkan pengalaman terbaik dalam perjalanan kepemilikan kendaraannya," ujarnya dalam acara Grand Opening JAECOO Sun Solo.
Optimisme tersebut juga didukung perkembangan infrastruktur kendaraan listrik yang semakin merata.
COO Sun Motor Group Divisi Chinese Brand, Darwin Kesuma, menilai kekhawatiran masyarakat terhadap ketersediaan fasilitas pengisian daya kini mulai terjawab, dengan semakin banyaknya Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di sepanjang Tol Trans Jawa.
Menurutnya, melalui aplikasi PLN Mobile, pengguna dapat dengan mudah mengetahui lokasi SPKLU terdekat sekaligus merencanakan perjalanan berdasarkan kapasitas baterai kendaraan.
"Customer sekarang tidak perlu takut lagi kehabisan daya atau kesulitan mencari SPKLU. Semua sudah bisa dipantau melalui aplikasi, sehingga perjalanan menjadi jauh lebih nyaman," katanya.
Darwin menambahkan, karakteristik geografis Jawa Tengah justru menjadi keunggulan tersendiri bagi kendaraan SUV listrik maupun plug-in hybrid (PHEV) milik JAECOO.
Kontur jalan yang banyak didominasi tanjakan, tikungan, hingga kawasan pegunungan dinilai sangat sesuai dengan performa SUV JAECOO yang memiliki ground clearance tinggi, torsi besar, serta teknologi penggerak modern.
Ia meyakini masyarakat akan mulai beralih ke kendaraan listrik setelah merasakan langsung pengalaman berkendaranya.
"Setelah mencoba test drive, kami yakin pelanggan akan merasakan sendiri kenyamanan, efisiensi, dan kepraktisan mobil listrik. Kebiasaan ke SPBU perlahan akan berubah karena kendaraan bisa diisi daya di rumah setiap malam dan siap digunakan keesokan harinya," ujarnya.
Darwin bahkan mencontohkan kendaraan listrik JAECOO mampu digunakan untuk perjalanan Solo–Yogyakarta–Semarang–Solo hanya dengan sekali pengisian daya dalam kondisi tertentu, sehingga sangat relevan dengan mobilitas masyarakat Jawa Tengah.
Ia mengungkapkan pangsa pasar kendaraan listrik nasional kini telah mendekati 14 persen dari total penjualan kendaraan.
Untuk di Jawa Tengah angkanya masih berada di kisaran 10 persen, sehingga peluang pertumbuhannya masih sangat terbuka.
"Jawa Tengah merupakan market yang sangat penting bagi kami. Potensinya besar dan pertumbuhannya akan terus meningkat dari tahun ke tahun," katanya.
Sementara itu, Head of DND JAECOO Indonesia, Setia Hariadi, mengatakan pembukaan JAECOO Sun Solo merupakan bagian dari target perusahaan menghadirkan 80 dealer di seluruh Indonesia hingga akhir tahun.
Menurutnya, dealer di Kartasura dipilih karena lokasinya strategis dan mampu menjangkau konsumen di Solo Raya maupun wilayah Jawa Tengah lainnya.
Dealer tersebut dibangun di atas lahan seluas 1.600 meter persegi dengan konsep 3S yang menyediakan showroom modern, layanan servis, serta suku cadang dalam satu lokasi.
Showroom mampu menampilkan enam unit kendaraan sekaligus, termasuk JAECOO J5 EV, J7 SHS-P, dan J8 SHS-P ARDIS, serta model-model terbaru yang akan segera diluncurkan.
Untuk mendukung layanan purna jual, dealer juga dilengkapi enam service bay, layanan service car yang dapat mendatangi lokasi pelanggan, serta fasilitas pengisian daya kendaraan listrik berkapasitas 7,7 kWh dan 22 kWh.
Founder Sun Motor Group, Imelda Sundoro, optimistis kehadiran dealer baru tersebut akan semakin memperkuat posisi JAECOO di Solo Raya.
"Kami optimistis JAECOO Sun Solo dapat menjadi pilihan utama masyarakat Solo Raya dalam memenuhi kebutuhan mobilitas masa depan, tidak hanya melalui produk yang berkualitas tetapi juga layanan yang semakin lengkap dan mudah dijangkau," ujarnya.
Bidik Besarnya Potensi Pasar Jawa Tengah, JAECOO Sun Solo Resmi Dibuka https://t.co/Fod7lRLyzo
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) July 9, 2026
Grand opening sendiri ditandai dengan seremoni pengguntingan pita oleh Imelda Sundoro, Jim Ma serta beberapa jjaran manajemen JAECOO Sun Solo.
Usai pengguntingan pita, dilanjut dnegan pelepasan puluhan balon warna biru dan putih sebagai simbol panjatan doa dan harapan akan kesuksesan dealer tersebut./Kls
