TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Rancang Roadmap Kampus, UNISRI Gelar Diskusi Pengembangan Institusi

Wakil Rektor I UNISRI, Ir. Saiful Bahri, S.Kom., M.Kom (kiri) menyerahkan cinderamata kepada pembicara dalam acara Diskusi Pengembangan Institusi 

WARTAJOGLO, Solo — Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta mulai mematangkan langkah strategis untuk menyongsong masa depan pendidikan tinggi. 

Salah satunya dengan menggelar Diskusi Pengembangan Institusi yang menjadi bagian dari upaya merancang roadmap pengembangan kampus untuk lima tahun ke depan.

Kegiatan yang digelar Selasa 28 Juli 2026 tersebut menghadirkan Prof. Dr. Ir. Rika Ampuh Hadiguna, IPU., ASEAN Eng sebagai narasumber. 

Diskusi diikuti para dekan, wakil dekan, serta tim dari enam fakultas di lingkungan UNISRI.

Kegiatan dibuka langsung Ketua Pengurus Yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi, Nuroso Bambang Wasisto Utomo, S.E., M.M. 

Momentum tersebut menjadi penanda keseriusan UNISRI untuk terus berbenah dan memperluas kiprahnya di tengah dinamika dunia pendidikan tinggi yang semakin kompetitif.

Wakil Rektor I UNISRI, Ir. Saiful Bahri, S.Kom., M.Kom mengatakan, diskusi tersebut merupakan bagian dari strategi pengembangan institusi, terutama dalam mempersiapkan pembukaan sejumlah program studi baru.

"Diskusi pengembangan institusi ini kita laksanakan dalam rangka mendirikan beberapa program studi baru di UNISRI, baik jenjang S1, S2, maupun S3. Fokus kami adalah prodi-prodi yang marketable dan menjawab kebutuhan industri serta menyiapkan Generasi Emas UNISRI 2045. Kami berkomitmen, prodi-prodi baru ini akan kami munculkan di tahun 2026," jelas Saiful.

Saat ini UNISRI menaungi enam fakultas dengan 20 program studi. Rencana penambahan program studi baru diharapkan tidak sekadar memperluas pilihan pendidikan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari strategi meningkatkan daya saing lulusan di tengah perubahan kebutuhan dunia kerja.

Untuk memastikan langkah tersebut tepat sasaran, UNISRI menghadirkan Prof. Dr. Ir. Rika Ampuh Hadiguna, IPU., ASEAN Eng. 

Dalam diskusi tersebut, berbagai wawasan strategis diberikan terkait perkembangan pendidikan tinggi, penyusunan kurikulum yang selaras dengan kebutuhan pasar kerja, hingga tata kelola perguruan tinggi yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Saiful berharap masukan dari Prof. Rika dapat menjadi bekal penting bagi UNISRI dalam menentukan program studi yang akan dikembangkan.

"Kami berharap Prof. Rika dapat memberikan insight agar UNISRI makin maju dan lebih baik. Masukan beliau sangat penting agar setiap prodi baru yang kita dirikan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga relevan dan dibutuhkan pasar," tambahnya.

Dukungan terhadap langkah pengembangan tersebut juga disampaikan Ketua Pengurus YPT Slamet Riyadi, Nuroso Bambang Wasisto Utomo. 

Menurutnya, UNISRI sudah saatnya mengambil langkah lebih berani untuk memperkuat posisi sebagai salah satu perguruan tinggi pilihan masyarakat.

"Ini suatu hal yang penting. Sudah saatnya UNISRI berkembang. Yayasan mendukung penuh langkah pimpinan universitas untuk membuka prodi-prodi baru yang inovatif. Kita harus berani mengambil langkah agar UNISRI menjadi universitas pilihan utama di Solo Raya dan nasional," tegas Nuroso.

Diskusi pengembangan institusi tersebut pun menjadi titik awal penyusunan roadmap pengembangan UNISRI dalam lima tahun mendatang. 

Kampus tidak hanya ingin tumbuh secara kuantitatif melalui penambahan program studi, tetapi juga memastikan setiap prodi yang dibuka memiliki relevansi kuat dengan kebutuhan masa depan.

Dengan mengedepankan program studi yang marketable, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri, UNISRI optimistis dapat mengambil peran lebih besar dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas.

Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen UNISRI untuk ikut mencetak Generasi Emas 2045, generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan mampu bersaing di tingkat global. //Kls

Type above and press Enter to search.