TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Keluar Pakem, Ande Ande Lumut Justru Memilih Klenting Biru di HUT ke-68 SMAGA, Begini Penjelasannya

Salah satu adegan saat Klenting Biru melawan Yuyu Kangkang dalam pentas ketoprak lakon Ande Ande Lumut di HUT SMAGA

WARTAJOGLO, Solo – Ada yang berbeda dalam pementasan ketoprak pada malam puncak HUT ke-68 SMA Negeri 3 (SMAGA) Surakarta, Sabtu 29 Agustus 2026. 

Lakon Ande-Ande Lumut yang selama ini identik dengan sosok Klenting Kuning, kali ini hadir dengan tafsir baru.

Di panggung SMAGA, bukan Klenting Kuning yang menjadi pemenang, melainkan Klenting Biru.

Perubahan tersebut bukan sekadar kreativitas dalam pementasan. Kepala SMA Negeri 3 Surakarta, Mujapar, S.Pd., M.Pd., menyebut pilihan Klenting Biru sengaja dirancang untuk membawa identitas dan filosofi SMAGA ke dalam seni tradisi.

“Kenapa kok Klenting Biru? Karena kita SMAGA itu biru!” tegas Mujapar dalam sambutannya.

Lakon Ande-Ande Lumut berkisah tentang Pangeran Panji Asmarabangun dari Kerajaan Jenggala yang menyamar sebagai Ande-Ande Lumut untuk mencari istrinya, Dewi Sekartaji. Sementara Sekartaji menyamar sebagai Klenting Kuning dan hidup bersama saudara-saudara angkatnya.

Keduanya kemudian dipertemukan melalui sebuah sayembara yang diwarnai berbagai intrik dan drama.

Namun, SMAGA memilih keluar dari pakem cerita yang selama ini dikenal. Klenting Biru ditampilkan sebagai sosok yang memenangkan sayembara.

Bagi Mujapar, biru bukan sekadar warna identitas sekolah. Warna tersebut memiliki makna filosofis berupa keluasan berpikir, karakter dan semangat.

Mujapar bahkan mengaku telah menuangkan konsep tersebut dalam sebuah buku yang nantinya akan diserahkan kepada pihak Dinas Pendidikan untuk dipelajari dan dikoreksi.

Perubahan itu sekaligus menunjukkan bahwa tradisi bisa tetap hidup dengan memberikan tafsir baru. Cerita lama tidak ditinggalkan, tetapi disesuaikan dengan pesan yang ingin disampaikan kepada generasi masa kini.

Pesan tentang Klenting Biru tersebut sejalan dengan arah pendidikan yang tengah dikembangkan SMAGA melalui program Sekolah Mantap.

Menurut Mujapar, sekolah tidak hanya harus berorientasi pada siswa yang akan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Setiap anak harus mendapatkan ruang untuk berkembang sesuai potensi dan prestasinya.

“Sekolah Mantap ini tidak cuma seperti SMK, tetapi anak yang berprestasi harus kita wadahi juga sesuai dengan prestasi mereka. Anak yang tidak bisa kuliah, harus kita bekali dengan keterampilan sehingga mereka bisa melanjutkan kehidupan mereka dengan bahagia,” ujarnya.

Program tersebut direncanakan masuk dalam kegiatan kokurikuler dan mulai 18 September 2026 diarahkan dalam sistem blok pembelajaran.

Dengan demikian, pementasan Ande-Ande Lumut bukan hanya menjadi hiburan dalam perayaan HUT sekolah. Klenting Biru menjadi simbol bagaimana SMAGA ingin membangun siswa yang memiliki keluasan berpikir, karakter, sekaligus bekal menghadapi kehidupan.

Pesan tersebut kemudian berlanjut dalam pagelaran wayang kulit dengan lakon Dewaruci.

Menariknya, pertunjukan dengan konsep pakeliran padat itu justru menghadirkan siswa SMAGA sebagai dalang. Sosok Ki Estu Unggul Jati Kusumo, siswa kelas XII, dipercaya membawakan lakon tersebut.

Mujapar menjelaskan, Dewaruci dipilih karena memiliki filosofi kuat tentang perjalanan manusia dalam mencari kesempurnaan hidup.

Lakon tersebut menceritakan perjalanan Werkudara atau Bima mencari air suci. Dalam perjalanannya, Bima menghadapi berbagai rintangan, termasuk bertemu dua sosok buto.

Namun, Mujapar memberikan tafsir berbeda terhadap simbol tersebut.

“Buto itu diasosiasikan sebagai sesuatu yang jahat, tetapi buto ini sebenarnya adalah lambang dari derajat dan kemuliaan. Kemuliaan dan kemapanan,” jelasnya.

Dari filosofi itu, ia berpesan kepada para siswa bahwa keberhasilan hidup tidak cukup hanya dengan prestasi akademik.

“Yang pertama harus mapan secara finansial dan yang kedua harus memiliki derajat. Setelah mendapatkan itu semua, baru harus mencari kesempurnaan hidup, mencari jalan hidup untuk pengabdian hidup pada masyarakat,” pesannya. //Her

Type above and press Enter to search.