TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Ngopi Santai Sambil Belajar Filosofi Kopi di Rumah Kuno Solo

Priskila Tan menunjukkan beberapa produk kopi yang dijual di tokonya

WARTAJOGLO, Solo – Di tengah menjamurnya kedai kopi kekinian yang menawarkan berbagai racikan masa kini, Rumah Kuno Solo justru mengambil jalan berbeda. 

Mengusung slogan “Ngopi Santai”, kedai milik Priskila Wahyuni Tan ini menawarkan lebih dari sekedar minum kopi. Tapi juga pengalaman, edukasi serta upaya mempertahankan tradisi menikmati cita rasa kopi hitam sejati.

Berlokasi di kawasan Jalan Puspowarno nomor 4, Panularan, Rumah Kuno Solo berawal dari toko biji kopi premium yang didirikan Priskila delapan tahun lalu.

Kecintaannya pada kopi lantas mendorongnya untuk membawa Rumah Kuno Solo ke level berikutnya dengan membuka kedai yang benar-benar fokus pada kualitas dan karakter asli kopi Indonesia. 

Di sini para pengunjung diajak untuk kembali ke akar dengan menikmati kopi hitam dalam bentuk paling murni.

“Kami memang hanya menyediakan kopi hitam yang diolah dari biji kopi premium. Karena kalau ingin menikmati kopi yang benar, ya kopi hitam. Nggak pakai susu dan lain-lain,” ujar Priskila, saat ditemui di tokonya pada Selasa 5 Agustus 2025.

Di kedai ini, pengunjung bisa memilih antara dua jenis utama kopi yakni robusta dan arabika, serta varian blend dari keduanya. Masing-masing menawarkan karakter rasa yang khas.

“Robusta cenderung pahit, sedangkan arabika punya rasa asam. Tapi sebenarnya, jenis dan karakter kopi di Indonesia sangat kaya—ada yang pahit legit, gurih, berat, bahkan enteng,” jelasnya.

Priskila tidak sekadar menyajikan kopi, tapi juga membagikan pengetahuan mengenai bagaimana menikmati kopi tanpa menimbulkan gangguan kesehatan, khususnya untuk mereka yang memiliki masalah lambung.

“Kopi yang terlalu keras biasanya berasal dari biji kopi baru, dan itu tidak ramah untuk lambung. Karena itu, kopi biasanya akan disimpan dulu selama kurang lebih 2 tahun, untuk mengurangi kandungan air dan asamnya. Kopi yang bagus itu sendiri adalah yang strong tapi tetap soft,” tuturnya.

Ia menyarankan kopi tubruk dari biji kopi kering (kopi lawas) sebagai pilihan yang aman untuk pemula atau penderita asam lambung. Tak hanya itu, waktu minum kopi pun menjadi perhatian. 

Priskila menyarankan agar kopi diminum pada pagi atau sore hari agar tidak mengganggu kualitas tidur.

“Kalau malam, tubuh butuh istirahat. Jadi lebih baik ngopi agak jauh dari waktu tidur,” tambahnya.

Dengan pengalaman yang ditawarkan, Rumah Kuno Solo seperti ingin mengembalikan budaya ngopi ke akar filosofinya. Tidak ada kopi susu, tidak ada topping tambahan, hanya kopi hitam dalam bentuk terbaiknya.

Dengan suasana rumah tempo dulu yang hangat dan estetik, Rumah Kuno Solo bisa menjadi tempat sempurna bagi penikmat kopi sejati.

"Ada banyak varian kopi yang kami sediakan, yang tentunya dengan cita rasa berbeda-beda. Sehingga pengunjung bisa memilih, atau mungkin bertanya-tanya dulu tentang kopi yang cocok dengan karakter dirinya," ungkap Priskila sambil menunjukkan varian biji kopi yang diwadahi dalam toples-toples kaca kuno.

Dan tak cuma menyediakan kopi untuk langsung dinikmati di tempat, Priskila juga menyediakan kopi dalam bentuk biji atau bubuk, yang bisa dibawa pulang.

"Pengunjung bisa memilih biji kopi mana yang diinginkan, lalu kita gilingkan secara langsung, untuk menjaga kesegaran dan cita rasa kopi tersebut," tandasnya. //Sik

Type above and press Enter to search.