TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Bukan Sekadar Membantu, Puspo Wardoyo Prioritaskan Gizi untuk Bantuan Bencana Sumatera

H Puspo Wardoyo memastikan bantuan yang dikirim untuk bencana Sumatera memenuhi standar gizi

WARTAJOGLO, Solo - Di tengah duka mendalam akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah Sumatera, secercah harapan dan kepedulian datang dari pengusaha kuliner asal Solo, Jawa Tengah. 

H Puspo Wardoyo, pengusaha yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial, mengirimkan total 15.000 porsi makanan siap saji untuk meringankan beban para korban di Sumatera.

Bantuan ini merupakan bentuk keprihatinan atas dampak bencana yang terus meluas, terutama kebutuhan makanan yang layak dan bergizi bagi warga di pengungsian.

Puspo Wardoyo mengungkapkan bahwa bantuan makanan siap saji tersebut telah dalam perjalanan menuju lokasi bencana. 

Pengiriman ini bukan sekadar bantuan biasa, melainkan inisiatif untuk menyediakan asupan gizi yang lebih baik bagi para korban.

"Selama ini kan bantuan berupa mi instan ya. Kan tidak mungkin tiap hari mi instan. Harus ada makanan berat, ada nasi, lauk," kata Puspo pada Senin 1 Desember 2025 malam.

Untuk memastikan korban mendapatkan nutrisi yang memadai, berbagai menu disiapkan, di antaranya rendang sapi, opor, semur, serta gulai ayam.

Puspo menjamin bahwa makanan siap saji ini bebas dari bahan pengawet dan aman dikonsumsi oleh warga yang tinggal di pengungsian.

Pemilihan makanan siap saji sengaja dilakukan karena dinilai paling dibutuhkan dan paling praktis untuk kondisi darurat bencana. 

Makanan ini tidak memerlukan proses masak tambahan dan bisa langsung disantap.

"(Makanan siap saji) bisa leluasa, bisa siap (makan). Waktunya juga tidak terburu-buru. Mendesak pun siap," imbuhnya.

Inisiatif pengiriman bantuan makanan siap saji ini bukan kali pertama dilakukan oleh Puspo Wardoyo. 

Ia menegaskan komitmennya untuk selalu membantu korban bencana alam, bahkan di hari-hari biasa ia juga rutin berbagi dengan warga kurang mampu.

Kepedulian dari berbagai pihak sangat dibutuhkan mengingat dampak bencana yang sangat parah di sejumlah provinsi di Sumatera. 

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal dunia terus bertambah.

Berdasarkan data Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Bencana (Pusdatin BNPB) yang diperbarui pada Senin 1 Desember 2025 pukul 17.00 WIB, jumlah korban meninggal akibat banjir dan longsor di Sumatera telah mencapai 604 jiwa. //Sik

Type above and press Enter to search.