TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Penanaman Ratusan Pohon di Tirtomoyo Jadi Benteng Pencegah Bencana

Penanaman ratusan pohon di kawasan lahan kritis wilayah Tirtomoyo Wonogiri, untuk pencegahan bencana tanah longsor

WARTAJOGLO, Wonogiri - Upaya pencegahan bencana tanah longsor terus menjadi prioritas di Kabupaten Wonogiri, terutama di wilayah dengan kontur perbukitan dan lahan kritis. 

Salah satu langkah konkret dilakukan melalui kegiatan penanaman ratusan pohon di kawasan hutan lindung Kecamatan Tirtomoyo, pada Minggu 4 Januari 2026.

Penanaman ratusan pohon ini sebagai bagian dari strategi mitigasi bencana berbasis lingkungan.

Kegiatan ini didukung penuh oleh Polres Wonogiri melalui Polsek Tirtomoyo dan diinisiasi oleh Komunitas Rewalan Independen (KRI) Wonogiri. 

Lokasi penanaman berada di kawasan Objek Wisata Religi Kahyangan, Dusun Bangunsari, Desa Dlepih, yang dikenal sebagai wilayah rawan erosi dan longsor saat musim hujan.

Sedikitnya 750 batang pohon ditanam di lahan kritis milik Perhutani. Beragam jenis tanaman keras dan produktif seperti ringin, trembesi, pete, jambu air, talok, rambutan, hingga sirsak dipilih karena memiliki sistem perakaran kuat yang mampu mengikat tanah dan meningkatkan daya serap air. 

Langkah ini diyakini efektif dalam menekan potensi pergerakan tanah dan mengurangi risiko longsor di masa mendatang.

Kegiatan mitigasi bencana ini melibatkan sekitar 50 peserta dari berbagai unsur, mulai dari relawan KRI, BPBD Kabupaten Wonogiri, Perhutani, TNI, hingga jajaran Polsek Tirtomoyo. 

Sinergi lintas sektor tersebut menunjukkan bahwa pencegahan bencana tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi berkelanjutan.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Wonogiri Sri Maryati, Kapolsek Tirtomoyo IPTU Yuni Tri Suwarno Putra, Koordinator KRI Distrik Baturetno Anto, perwakilan Koramil 07 Tirtomoyo, serta Mantri Perhutani RPH Tirisan BKPH Wonogiri.

Kasihumas Polres Wonogiri AKP Anom Prabowo, mewakili Kapolres Wonogiri AKBP Wahyu Sulistyo, menegaskan bahwa penghijauan merupakan bagian penting dari upaya pencegahan bencana.

“Penghijauan ini bukan hanya menjaga kelestarian hutan, tetapi juga langkah preventif untuk meminimalkan potensi longsor di wilayah rawan. Polres Wonogiri mendorong sinergi seluruh elemen masyarakat dalam upaya mitigasi bencana yang berkelanjutan,” ujarnya.

Selain menekan risiko longsor, kegiatan ini juga memberikan dampak jangka panjang berupa perbaikan kualitas lingkungan dan peningkatan ketahanan wilayah terhadap bencana alam. 

Kehadiran aparat kepolisian dalam kegiatan tersebut turut memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib, sekaligus memperkuat peran Polri dalam pelayanan masyarakat di bidang kesiapsiagaan bencana. //Kls

Type above and press Enter to search.