![]() |
| Para siswa SD Muhammadiyah PK Kottabarat sedang mengikuti kegiatan Gelar Projek ramadan |
WARTAJOGLO, Solo - Sebanyak 54 siswa kelas VI SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti Puncak Gelar Projek Ramadan yang digelar di hall utama sekolah pada Senin 9 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi ajang bagi para siswa untuk menampilkan hasil karya sekaligus mempresentasikan berbagai projek edukatif yang mereka kerjakan selama bulan suci Ramadan.
Mengusung tema “Belajar Mendalam pada Ramadan Berbasis Projek”, kegiatan ini menghadirkan konsep pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga memberikan pengalaman belajar yang berkesadaran (mindful), bermakna (meaningful), dan menggembirakan (joyful).
Pendekatan tersebut selaras dengan gagasan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengenai pentingnya pembelajaran yang memberikan pengalaman belajar mendalam bagi siswa.
Melalui Gelar Projek Ramadan ini, ibadah Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas spiritual semata, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran kreatif yang melibatkan kolaborasi antara siswa, guru, dan orang tua.
Guru Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba) kelas VI, Mohamad Iqbal Baehaqi, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk mengembangkan berbagai kemampuan penting pada siswa.
“Kegiatan ini bertujuan mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, serta kolaborasi antarkelompok. Selain itu, siswa juga dilatih untuk memiliki tanggung jawab dalam menghasilkan produk akhir yang autentik dan bernilai seni,” ujarnya.
Suasana hall utama sekolah tampak semarak dengan kehadiran delapan stan berbahan kajang bambu yang menghadirkan nuansa tradisional dan etnik.
Setiap stan menampilkan projek dengan tema berbeda yang berkaitan dengan praktik ibadah selama Ramadan.
Delapan tema tersebut meliputi cara mengkhatamkan Al-Qur’an di bulan Ramadan, cara menyelesaikan hafalan Al-Qur’an Juz ke-30, kiat sehat dan bugar selama Ramadan, kiat menggapai malam Lailatulqadar, amalan yang dapat merusak puasa, ketentuan zakat dalam Islam, ketentuan dan keutamaan salat Tarawih serta yang terakhir ketentuan dan tata cara salat Idulfitri.
Beragam karya kreatif dipamerkan dalam kegiatan ini. Produk yang dihasilkan terbagi dalam tiga kategori utama, yakni media visual, karya fisik, dan konten digital.
Media visual yang dipamerkan antara lain komik edukasi, cerita bergambar (cergam), poster, hingga infografis estetik.
Sementara karya fisik yang menarik perhatian pengunjung di antaranya maket masjid yang dibuat secara detail, kartu ucapan Idulfitri, serta papan target Ramadan.
Selain itu, siswa juga menghasilkan konten digital berupa video pendek dan vlog kreatif yang dapat dinikmati melalui perangkat gawai.
Salah satu siswa kelas VI sekaligus ketua kelompok VII, Cattleya Aysha Ailaniarka Diandra, tampil percaya diri saat mempresentasikan projek tentang ketentuan dan tata cara salat Tarawih.
“Kami berusaha menyelesaikan projek ini dengan maksimal di sela-sela persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA). Alhamdulillah, kelompok kami meraih juara I sekaligus menjadi stan terfavorit. Rasanya bangga karena semua kerja keras dan kebersamaan kami terbayar hari ini,” ungkapnya.
Gelar Projek Ramadan SD Muhammadiyah PK Kottabarat Solo Tampilkan Kreativitas dan Pembelajaran Bermakna https://t.co/YcY2nllyQ5
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) March 11, 2026
Kegiatan Gelar Projek Ramadan ini ditutup dengan pengumuman pemenang dan buka puasa bersama orang tua siswa kelas VI, yang semakin mempererat kebersamaan antara sekolah dan keluarga.
Berdasarkan hasil polling pengunjung, kelompok VII berhasil meraih juara I sekaligus stan terfavorit, disusul kelompok IV sebagai juara II dan kelompok II sebagai juara III. //Bang
