![]() |
| Sutradara film The Colorful Barrier yang mengikuti festival CFF sedang berbagi pengalaman terkait proses produksi film yang dibuatnya |
WARTAJOGLO, Sukoharjo – Menjelang perhelatan puncaknya pada Juni mendatang, Ciputra Film Festival (CFF) ke-5 tahun 2026 menggelar rangkaian roadshow bertajuk "CFF NET" di Solo.
Acara yang berlangsung gayeng di Warisan Heritage Boutique Hotel, Sukoharjo, pada Kamis (19/3/2026) ini menjadi wadah titik temu bagi berbagai komunitas film dan mahasiswa seni di wilayah Solo Raya.
Festival Director CFF ke-5, Jason Cliff Kurniawan, menjelaskan bahwa kehadiran mereka di Solo adalah bagian dari misi besar untuk menjangkau ekosistem film di seluruh Indonesia.
Solo dipilih karena memiliki akar kreativitas yang kuat, terbukti dengan keterlibatan aktif komunitas seperti FORFIS dan mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.
"Hari ini adalah kegiatan pra-acara CFF yang puncaknya nanti ada di tanggal 2 sampai 6 Juni 2026. Kami mengadakan screening dan diskusi bersama komunitas di Solo karena kami ingin menjangkau lingkungan film di seluruh Indonesia," ujar Jason di sela-sela acara.
Dalam sesi screening tersebut, beberapa karya sineas lokal turut diputar, di antaranya film berjudul Misi Bunuh Diri, The Colorful Barrier, dan Miesterious.
Jason menambahkan bahwa standar festival tahun ini diharapkan melampaui capaian tahun lalu yang berhasil menjaring 1.636 film dari 128 negara.
"CFF ini festival yang bergengsi. Para sineas yang karyanya terpilih akan ditayangkan di bioskop XXI Ciputra World Surabaya. Selain hadiah uang tunai, mereka juga berkesempatan bertemu langsung dengan produser-produser hebat untuk membangun kolaborasi baru," imbuhnya.
Peluang Beasiswa Rp1 Miliar bagi Siswa SMA
Selain kategori umum, CFF ke-5 membawa misi edukasi melalui High School Competition.
Program ini dirancang khusus untuk menjaring talenta muda di tingkat SMA dengan tawaran yang sangat menarik.
"Kami memberikan peluang untuk anak-anak SMA di seluruh Indonesia untuk mendapatkan beasiswa berkuliah di Universitas Ciputra, Fakultas Ilmu Komunikasi dan Media Bisnis, dengan nilai total lebih dari Rp1 miliar," jelas Jason.
Sentuhan Personal dari Brand Ambassador
Acara roadshow ini juga dihadiri oleh Vanessa, anggota tim event sekaligus Brand Ambassador Universitas Ciputra asal Solo.
Bagi Vanessa, kepulangannya ke kota kelahiran merupakan strategi untuk memperluas jejaring festival melalui pendekatan personal.
"Kebetulan ini diadakan di Solo, tempat saya lahir. Saya menggunakan relasi dan link dari teman-teman saya di sini untuk mempromosikan pra-event ini agar hasilnya maksimal," ungkapnya.
Melalui program CFF NET, pihak panitia ingin menciptakan suasana yang berbeda dibandingkan sekadar kunjungan kampus formal.
Bagi para sineas yang ingin mendaftarkan karyanya, CFF ke-5 masih membuka pendaftaran hingga 30 Maret 2026.
Dan batas akhir pendaftaran film pada 19 April 2026.
Selanjutnya pengumuman film yang lolos kurasi akan dilakukan pada 3 Mei 2026 mendatang. //Sik
