![]() |
| Politeknik Indonusa Surakarta terus meningkatkan kualitas riset dan kreativitas mahasiswa melalui kegiatan Upgrading Dosen Pendamping PKM |
WARTAJOGLO, Solo - Upaya meningkatkan kualitas riset dan kreativitas mahasiswa terus dilakukan Politeknik Indonusa Surakarta.
Salah satunya melalui kegiatan Upgrading Dosen Pendamping Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang digelar pada Jumat, 13 Maret 2026 di Aula Lantai 3 Kampus 2 Politeknik Indonusa Surakarta.
Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Ekosistem Pendampingan PKM yang Produktif dan Berkelanjutan” ini diikuti puluhan dosen dari berbagai program studi.
Upgrading tersebut menjadi langkah strategis kampus untuk memperkuat peran dosen sebagai mentor utama dalam membimbing mahasiswa menghasilkan karya inovatif melalui program PKM.
Acara secara resmi dibuka oleh Wakil Direktur III Politeknik Indonusa Surakarta, Wachid Yahyah,.
Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa dosen memiliki posisi yang sangat penting dalam membangun budaya riset dan inovasi mahasiswa.
“PKM bukan sekadar kompetisi, tetapi merupakan sarana pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengembangkan ide kreatif, kemampuan berpikir kritis, serta keberanian untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat. Oleh karena itu, dosen pendamping memiliki peran penting dalam menciptakan ekosistem pendampingan yang terarah, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dalam kegiatan upgrading ini, peserta mendapatkan penguatan materi dari dua narasumber berpengalaman di bidang penelitian dan pendampingan PKM, yaitu apt. Iin Suhesti, M.Farm dan Dr. Ir. Dewi Handayani, M.T.
Melalui sesi pemaparan materi dan diskusi interaktif, para dosen diajak memahami strategi efektif dalam membimbing mahasiswa menyusun proposal PKM yang berkualitas dan kompetitif di tingkat nasional.
Para narasumber menekankan bahwa proses pendampingan harus dilakukan secara sistematis, dimulai dari tahap identifikasi ide, pengembangan gagasan, penyusunan proposal, hingga monitoring dan evaluasi program.
Pendampingan yang terarah dinilai mampu meningkatkan peluang proposal mahasiswa untuk lolos pendanaan nasional.
Selain itu, dosen juga didorong untuk membangun kolaborasi lintas disiplin serta menciptakan budaya diskusi yang aktif bersama mahasiswa.
Langkah tersebut diyakini dapat memperkaya perspektif ide dan memperkuat kualitas proposal yang diajukan.
Upgrading Dosen Pendamping PKM, Politeknik Indonusa Surakarta Perkuat Ekosistem Riset dan Inovasi Mahasiswa https://t.co/uj2c7e4Rh6
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) March 14, 2026
Tak hanya menjadi forum peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman antar dosen mengenai berbagai tantangan yang kerap muncul dalam proses pendampingan PKM.
Diskusi yang berlangsung dinamis tersebut diharapkan mampu melahirkan sinergi yang lebih kuat dalam mengembangkan model pendampingan yang efektif. //Bang
