TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Hadiri Lomba Gemari di HUT WKRI ke-102, Wawali Kota Surakarta Dorong Pengembangan Teknik Penyimpanan Ikan

Salah satu peserta lomba Gemari dalam rangka peringatan HUT WKRI ke-102

WARTAJOGLO, Solo - Peringatan Hari Ulang Tahun ke-102 Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Cabang Kota Surakarta di rumah dinas Wakil Wali Kota Surakarta, Sabtu 30 Mei 2026, berlangsung meriah.

Tak hanya diisi dengan kegiatan donor darah, dalam acara itu juga digelar lomba Gemari (Gemar makan Ikan) yang menyajikan adu kreativitas para peserta dalam mengkreasi olahan ikan.

Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani yang hadir untuk membuka secara resmi acara tersebut tampak menyoroti agenda Lomba Gemari yang diikuti oleh seluruh perwakilan kelurahan di Kota Surakarta.

Dalam sambutannya, Astrid menegaskan bahwa pentingnya masyarakat semakin memahami teknik penyimpanan ikan yang tepat, sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga.

Menurut Astrid, gerakan mengampanyekan konsumsi ikan tidak cukup berhenti pada kreativitas mengolah menu semata. 

Di Kota Solo yang tidak berbatasan langsung dengan laut, pemahaman tentang teknik penyimpanan ikan justru menjadi kunci agar kualitas protein dan kesegaran bahan pangan tetap terjaga.

“Niatnya sudah sangat baik, lomba kreasi olahan ikan ini sangat positif. Tapi ke depan, saya berharap WKRI juga bisa mengembangkan edukasi tentang bagaimana teknik penyimpanan ikan yang benar sebelum diolah,” ujarnya.

Ia menilai, tantangan masyarakat perkotaan dalam mengonsumsi ikan bukan hanya soal selera anak-anak, tetapi juga keterbatasan pengetahuan dalam menjaga kualitas bahan baku. 

Jika penyimpanan tidak dilakukan dengan benar, ikan berisiko kehilangan kandungan gizi bahkan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.

“Kalau penyimpanan atau pengolahannya kurang tepat, kualitas ikan bisa menurun. Padahal ini sumber protein yang sangat baik untuk tumbuh kembang anak,” katanya.

Astrid bahkan mendorong agar WKRI ke depan dapat menghadirkan edukasi teknis yang lebih komprehensif, mulai dari cara memilih ikan segar, penyimpanan suhu dingin, hingga teknik menjaga kandungan gizinya tetap optimal.

Dorongan itu sejalan dengan semangat yang diusung WKRI Cabang Kota Surakarta dalam perayaan ulang tahun ke-102 bertema “Sehat, Peduli, Bersyukur, Merawat Negeri dan Bumi Pertiwi.”

Sementara Ketua WKRI Cabang Kota Surakarta Angelia Sri Yuliani mengatakan, lomba Gemari memang dirancang untuk menumbuhkan kebiasaan makan ikan sejak dini, terutama bagi anak-anak yang selama ini cenderung lebih memilih lauk lain seperti ayam.

“Memang tantangannya adalah bagaimana membuat anak-anak tertarik makan ikan. Maka kami ingin menghadirkan kreasi yang menarik agar mereka terbiasa mengonsumsi ikan karena kandungan gizinya sangat baik,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, sembilan kelompok dari lima ranting kecamatan WKRI Surakarta beradu kreativitas menyajikan menu berbahan dasar ikan. Namun lebih dari sekadar kompetisi, kegiatan ini diharapkan menjadi ruang edukasi yang lebih luas bagi keluarga.

Menanggapi masukan dari Pemerintah Kota Surakarta, Angelia menyambut baik gagasan penguatan edukasi teknik penyimpanan ikan sebagai bagian dari program lanjutan organisasi.

Menurutnya, hal itu bisa menjadi langkah strategis agar gerakan Gemari tidak hanya berhenti pada lomba memasak, tetapi berkembang menjadi literasi pangan keluarga yang lebih menyeluruh.

“WKRI ingin terus bergerak untuk masyarakat. Kalau ke depan bisa dikembangkan edukasi penyimpanan ikan, tentu itu akan sangat bermanfaat bagi keluarga-keluarga di Kota Surakarta,” katanya. //Sik

Type above and press Enter to search.