TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Hadirkan Ribuan Lowongan Kerja, UNISRI Job Expo 2026 Jadi Langkah Nyata Kurangi Pengangguran

Rektor (kanan) dan Ketua Yayasan UNISRI meninjau salah satu booth peserta Job Expo

WARTAJOGLO, Solo — Universitas Slamet Riyadi (UNISRI) Surakarta kembali membuka peluang besar bagi para pencari kerja, melalui penyelenggaraan UNISRI Job Expo 2026 yang digelar di Ballroom kampus tersebut pada 20–21 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi salah satu ajang pertemuan antara perusahaan pemberi kerja dan para pencari kerja, khususnya lulusan baru atau fresh graduate, di wilayah Soloraya hingga Jawa Tengah dan DIY.

Tercatat sebanyak 40 perusahaan ambil bagian dalam kegiatan tersebut dengan total peluang kerja yang ditawarkan mencapai lebih dari 1.000 lowongan dari berbagai bidang pekerjaan.

Rektor UNISRI Prof. Dr. Sutoyo mengatakan, jenis pekerjaan yang tersedia sangat beragam, sehingga memberikan banyak pilihan bagi para pencari kerja untuk menyesuaikan dengan kompetensi dan minat masing-masing.

“Ini sebenarnya peluang besar bagi para pencari kerja untuk memilih pekerjaan yang cocok. Terutama untuk para fresh graduate yang membutuhkan pengalaman kerja baru,” katanya saat ditemui usai seremoni pembukaan.

Sutoyo mencontohkan salah satu perusahaan rekrutmen yang menawarkan cukup banyak peluang kerja adalah PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) yang bekerja sama dengan sejumlah lembaga dan perusahaan besar seperti BRI hingga Bank Jateng.

“Kalau dihitung dari situ saja mungkin bisa sampai 2.000-an peluang kerja, hanya spesifikasinya memang berbeda-beda,” tambahnya.

Ia menjelaskan, partisipasi perusahaan dalam Job Expo UNISRI selalu berubah setiap tahun. 

Selain karena kebutuhan tenaga kerja yang berbeda, pihak kampus juga terus meningkatkan standar perusahaan peserta agar memberikan jaminan yang baik bagi pencari kerja.

“Standarisasi itu penting, mulai dari penggajian, jaminan keberlanjutan kerja, BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan. Jadi pencari kerja merasa yakin dan nyaman,” jelasnya.

Sutoyo juga menegaskan bahwa UNISRI Job Expo terbuka untuk umum dan tidak hanya diperuntukkan bagi lulusan UNISRI saja.

“Semuanya proses di perusahaan masing-masing. Unisri tidak diskriminasi. Ini untuk umum. Bahkan sekarang ada aturan bahwa usia tidak dibatasi selama kompetensinya memenuhi dan secara fisik mampu,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Surakarta, Pramutedy Sukoco berharap penyelenggaraan Job Expo tersebut mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan.

“Harapannya nanti banyak yang terserap. Ini momen mempertemukan pemberi kerja dan pencari kerja. Dari 40 perusahaan dan 1.000 lebih lowongan ini minimal 30 sampai 50 persen bisa terserap,” ujarnya.

Menurut Pramutedy, kegiatan seperti ini menjadi bagian penting dalam upaya menekan angka pengangguran, terutama bagi lulusan baru agar lebih terdorong masuk ke sektor formal.

Ia menambahkan, UNISRI bersama sejumlah SMK di Surakarta juga tergabung dalam Komunitas Bursa Kerja Khusus (BKK) yang berada di bawah koordinasi Dinas Ketenagakerjaan.

“Setiap ada event seperti ini kami selalu memberikan rekomendasi dan rutin bekerja sama dengan BKK Unisri dalam upaya percepatan pengentasan pengangguran, khususnya bagi lulusan baru,” jelasnya.

Acara pembukaan ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua yayasan Perguruan Tinggi Slamet Riyadi, Nuroso Bambang Wasisto Utomo.

Sebelumnya juga dilakukan penandatanganan MoU dan MoA dengan PT. PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS). Sebuah perusahaan perekrutan tenaga kerja yang memiliki jaringan berbagai perusahaan besar di Indonesia.

Dengan perjanjian kerja sama itu, diharapkan banyak lulusan UNISRI yang bisa dengan segera terserap di dunia kerja. //Kls

Type above and press Enter to search.