TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Iduladha di Masjid Al Hijrah, Ribuan Warga Karangasem Nikmati Rawon Gratis

Warga Karangasem Solo menikmati makan rawon gratis di halaman Masjid Al Hijrah

WARTAJOGLO, Solo - Suasana Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Al Hijrah, Karangasem, Kecamatan Laweyan, Kota Solo, terasa berbeda dari kebanyakan perayaan kurban pada umumnya. 

Pada Kamis 28 Mei 2026, ribuan warga memadati halaman masjid untuk mengikuti pengajian sekaligus menikmati sajian rawon daging kurban yang telah menjadi tradisi tahunan di lingkungan tersebut.

Aroma rawon yang menggoda sejak siang hari menyambut para jemaah yang datang dari berbagai penjuru. 

Satu ekor sapi kurban diolah menjadi hidangan rawon komplet untuk disantap bersama dalam suasana penuh kebersamaan dan kekeluargaan.

Tak hanya makan bersama, kebahagiaan warga juga bertambah dengan adanya pembagian sedekah uang kepada masyarakat yang hadir dalam pengajian tersebut.

Takmir Masjid Al Hijrah, Purwanto, mengatakan sapi kurban tersebut merupakan bantuan rutin dari pengusaha kuliner asal Solo, Puspo Wardoyo, yang setiap tahun menyalurkan hewan kurban ke masjid tersebut.

“Alhamdulillah tahun ini kita melaksanakan penyembelihan hewan sapi dari Bapak Puspo Wardoyo untuk Hari Raya Iduladha tahun 2026. Pengajian ini diikuti sekitar 1.000 lebih jemaah Karangasem dan sekitarnya,” ujarnya.

Seluruh daging sapi kurban itu langsung diolah menjadi menu rawon lengkap beserta lauk pauk untuk disantap bersama para jemaah. 

Suasana makan bersama berlangsung meriah, dengan warga tampak antusias menikmati hidangan yang telah disiapkan panitia.

“Menu makannya nasi rawon komplet dengan lauk pauknya. Dan alhamdulillah ada sedikit uang dari Bapak Puspo Wardoyo kepada warga,” lanjut Purwanto.

Menurutnya, tradisi ini sudah berjalan sejak Masjid Al Hijrah berdiri pada 2017. Setiap Iduladha, satu ekor sapi kurban dari Puspo Wardoyo selalu disembelih di masjid tersebut, lalu dagingnya dimasak dan dibagikan dalam bentuk hidangan siap santap.

“Tiap tahun alhamdulillah Bapak Puspo menyembelih satu ekor sapi setiap tahunnya untuk dijadikan kurban di Masjid Al Hijrah dan dagingnya dimasak lalu dibagikan kepada warga,” jelasnya.

Bagi warga Karangasem, tradisi makan rawon bersama ini bukan sekadar menikmati hidangan kurban, tetapi juga menjadi momentum silaturahmi yang mempererat hubungan antarwarga. Tak heran jika kegiatan ini selalu dinanti setiap tahunnya.

Tak hanya warga sekitar masjid, masyarakat dari sejumlah wilayah lain seperti Jajar hingga Purwosari turut hadir untuk mengikuti pengajian sekaligus menikmati sajian rawon gratis.

Salah seorang jemaah bernama Asri, mengaku senang bisa kembali merasakan tradisi tahunan tersebut bersama keluarganya. Ia bahkan mengajak anaknya datang untuk ikut merasakan suasana kebersamaan di Masjid Al Hijrah.

“Senang jadi bisa langsung dimakan, setiap tahun kesini, enak rawonnya,” ungkapnya sambil tersenyum.

Antusiasme warga yang terus membludak dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa tradisi rawon daging kurban di Masjid Al Hijrah telah menjelma menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Iduladha di Karangasem. 

Lebih dari sekadar santap bersama, kegiatan ini menjadi simbol kepedulian sosial, kebersamaan, dan berbagi kebahagiaan di hari raya kurban. //Kls

Type above and press Enter to search.