TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Inovatif, Mahasiswa Tari ISI Solo Raih Gold Medal di Ajang NEC 2026

Mahasiswa Prodi Tari ISI Solo Amrizl Pratama raih Gold Medal dan Best Idea di Ajang NEC 2026

WARTAJOGLO, Solo – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Institut Seni Indonesia (ISI) Solo di tingkat nasional. 

Kali ini, mahasiswa Program Studi Tari, Amrizar Pratama I. Udin sukses meraih Gold Medal sekaligus penghargaan Best Idea pada bidang Esai dalam ajang National Excellence Competition (NEC) 2026.

Kompetisi tingkat nasional tersebut digelar di Universitas Mataram, Nusa Tenggara Barat, Sabtu 9 Mei 2026.

Keberhasilan Amrizar tak lepas dari pendampingan dosen pembimbingnya, Maharani Luthvinda Dewi, S.Sn., M.Sn., yang turut mengawal proses persiapan hingga kompetisi berlangsung.

National Excellence Competition 2026 sendiri merupakan ajang kompetisi esai dan rencana bisnis tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Scalla Education Factory bekerja sama dengan Himasepta Universitas Mataram.

Tahun ini, NEC mengusung tema “Integrasi Pemikiran Kritis, Inovasi Sosial, dan Kapabilitas Entrepreneurial Berkelanjutan dalam Kerangka Pembangunan Inklusif dan Pencapaian SDGs di Indonesia.”

Kompetisi tersebut berfokus pada pengembangan inovasi berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau SDGs. 

Para peserta ditantang menghadirkan gagasan kreatif dan solusi nyata melalui berbagai subtema unggulan, mulai dari transformasi digital, energi dan lingkungan, kesehatan, hingga ekonomi kreatif.

Maharani menjelaskan, ajang NEC 2026 berlangsung selama dua hari, yakni 9–10 Mei 2026 di Auditorium Universitas Mataram, Lombok.

“Kompetisi ini diikuti puluhan hingga ratusan finalis dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia,” ungkap Maharani.

Tercatat lebih dari 100 peserta dari 27 perguruan tinggi se-Indonesia ambil bagian dalam kompetisi tersebut. 

Babak final sekaligus awarding digelar di Auditorium Fakultas Pertanian Universitas Mataram dan dihadiri langsung oleh rektor, Wakil Dekan III Fakultas Pertanian Universitas Mataram, pihak penyelenggara, panitia, hingga para finalis.

Di tengah persaingan ketat antarmahasiswa dari berbagai kampus ternama, Amrizar berhasil mencuri perhatian dewan juri melalui gagasan esai inovatif yang dinilai memiliki nilai kebermanfaatan sekaligus ide yang kuat. 

Atas capaian itu, ia dianugerahi Gold Medal serta penghargaan khusus Best Idea pada kategori esai.

Prestasi tersebut sekaligus mempertegas bahwa mahasiswa seni juga mampu bersaing dalam kompetisi ilmiah dan pengembangan gagasan inovatif di tingkat nasional.

“Dengan raihan ini, ISI Solo menambah deretan prestasi di tingkat nasional pada tahun 2026, sekaligus memperkuat citra kampus seni yang unggul dalam riset berbasis karya tulis ilmiah,” pungkas Maharani. //Bang

Type above and press Enter to search.