![]() |
| UNISRI dan BEI gelar literasi keuangan untuk para siswa SMA Muhammadiyah 1 Sragen |
WARTAJOGLO, Sragen - Universitas Slamet Riyadi melalui Galeri Investasi UNISRI terus mendorong peningkatan literasi keuangan di kalangan generasi muda.
Berkolaborasi dengan PT Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah 2, kampus tersebut menggelar edukasi keuangan bagi siswa SMA Muhammadiyah 1 Sragen pada Sabtu 17 Mei 2026.
Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk membekali pelajar menghadapi berbagai ancaman finansial digital yang kini semakin marak, mulai dari scam online, investasi bodong, hingga judi online atau judol yang banyak menyasar generasi muda.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapatkan pemahaman mengenai ciri-ciri penipuan digital, modus investasi ilegal, serta cara menghindari jebakan finansial yang kerap beredar di media sosial maupun platform digital lainnya.
Kepala Galeri Investasi UNISRI sekaligus dosen Program Studi Manajemen, Rina Susanti, mengatakan bahwa siswa SMA yang termasuk generasi Z merupakan kelompok yang sangat dekat dengan teknologi dan internet.
Kondisi tersebut membuat mereka memiliki peluang besar untuk berkembang, namun sekaligus rentan menjadi target kejahatan digital.
“Edukasi ini penting dilakukan sejak dini untuk membangun literasi keuangan yang kuat. Harapannya siswa mampu mengenali modus penipuan, memahami risiko, dan tidak mudah tergiur tawaran investasi yang tidak masuk akal,” ujarnya.
Menurut Rina, pemahaman keuangan digital kini menjadi kebutuhan mendesak di tengah derasnya arus informasi dan promosi investasi instan yang banyak bermunculan di media sosial.
Tak hanya membahas bahaya scam online dan investasi bodong, kegiatan edukasi tersebut juga menghadirkan materi mengenai cara berinvestasi yang legal dan aman di pasar modal.
Materi disampaikan langsung oleh Ari Seta Kurniawan selaku Deputi Kepala Wilayah PT Bursa Efek Indonesia Kantor Perwakilan Jawa Tengah 2 dan Madiun Raya.
Dalam paparannya, Ari menjelaskan langkah awal memulai investasi saham melalui perusahaan sekuritas resmi yang telah terdaftar di OJK.
Ia juga menekankan pentingnya memahami profil risiko sebelum memutuskan berinvestasi agar generasi muda tidak sekadar ikut tren tanpa mengetahui konsekuensinya.
Menariknya, para siswa tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga praktik langsung melalui simulasi transaksi saham menggunakan aplikasi IDX Mobile.
Lewat simulasi tersebut, siswa diajak memahami mekanisme jual beli saham secara aman tanpa harus menghadapi risiko kehilangan uang.
Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa tampak antusias mengikuti sesi diskusi dan praktik penggunaan aplikasi pasar modal tersebut.
Pihak SMA Muhammadiyah 1 Sragen pun memberikan apresiasi atas kegiatan edukatif yang dinilai sangat relevan dengan tantangan generasi muda saat ini.
Sekolah berharap kolaborasi antara dunia pendidikan, perguruan tinggi, dan otoritas pasar modal dapat terus berlanjut guna memperkuat pemahaman siswa terkait pengelolaan keuangan yang sehat dan aman.
UNISRI dan BEI Beri Edukasi Pelajar Sragen agar Waspada Ancaman Finansial Digital https://t.co/GdS46kxNbd
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) May 18, 2026
Sementara itu, Universitas Slamet Riyadi melalui Galeri Investasi menegaskan untuk terus memperluas jangkauan edukasi literasi keuangan kepada pelajar maupun masyarakat umum.
Upaya tersebut menjadi bagian dari kontribusi nyata kampus dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga cerdas secara finansial di era digital.
