![]() |
| Ketua Yayasan Amal Sahabat Surakarta, Prof Jamal Widodo menyerahkan hadiah kepada para wisudawan dan wisudawati |
WARTAJOGLO, Solo - Suasana haru menyelimuti Gedung Graha Setyowati saat Sekolah Islam Al-Azhar Syifa Budi Solo menggelar Wisuda Akbar Tahfidzul Qur’an TK-SD-SMP-SMA Tahun 2026, Kamis 14 Mei 2026.
Kegiatan yang diikuti ratusan siswa tersebut menjadi momentum istimewa dalam mengapresiasi perjuangan para penghafal Al-Qur’an dari berbagai jenjang pendidikan.
Sebanyak 294 siswa mengikuti wisuda tahfidz tahun ini, mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA. Mereka tampil dengan penuh percaya diri dalam prosesi wisuda sebagai bentuk penghargaan atas capaian hafalan Al-Qur’an sesuai target di masing-masing jenjang pendidikan.
Tangis haru dan wajah bangga tampak dari para orang tua yang menyaksikan putra-putri mereka berdiri sebagai wisudawan tahfidz.
Momen tersebut menjadi bukti perjuangan panjang para siswa dalam menjaga hafalan di tengah aktivitas belajar sehari-hari.
“Rasanya terharu sekali melihat anak-anak bisa sampai di tahap ini. Tidak mudah menjaga semangat menghafal Al-Qur’an, apalagi dilakukan sejak usia dini,” ungkap salah satu wali murid yang hadir dalam acara tersebut.
Dalam kesempatan itu, sekolah juga mengumumkan para wisudawan terbaik dari seluruh jenjang pendidikan.
Dari total 294 peserta, terpilih 11 siswa terbaik yang terdiri dari dua siswa jenjang TK, empat siswa SD, dua siswa SMP, dan tiga siswa SMA.
Prestasi membanggakan turut ditorehkan oleh tiga siswa SMA yang berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Al-Qur’an.
Capaian tersebut langsung mendapat apresiasi meriah dari seluruh tamu undangan yang hadir.
Penghargaan kepada para wisudawan terbaik diserahkan langsung oleh Prof. Dr. H. Jamal Wiwoho selaku Ketua Yayasan Amal Sahabat Surakarta, didampingi Hj. Wati Bambang SR bersama jajaran pimpinan sekolah dan kepala unit TK, SD, SMP, serta SMA Al-Azhar Syifa Budi Solo.
Dalam sambutannya, Jamal Wiwoho menyampaikan apresiasi kepada seluruh siswa, guru pembimbing, dan para orang tua yang telah mendukung program tahfidz di lingkungan sekolah.
“Wisuda tahfidz ini bukan hanya sebuah acara seremonial, tetapi menjadi bukti perjuangan anak-anak dalam menjaga dan mencintai Al-Qur’an. Kami berharap nilai-nilai Al-Qur’an terus tertanam dalam kehidupan para siswa sehingga kelak menjadi generasi Qurani yang berprestasi dan berakhlakul karimah,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendidikan berbasis Al-Qur’an menjadi fondasi penting dalam membentuk generasi masa depan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat.
"Anak-anak ini adalah harapan masa depan. Ketika mereka dekat dengan Al-Qur’an, insyaallah mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang membawa kebaikan bagi masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur Al-Azhar Syifa Budi Solo, Dr. H. Sya'roni Kariem menegaskan bahwa Wisuda Akbar Tahfidzul Qur’an menjadi wujud nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan Islam yang unggul dalam bidang akademik, karakter, dan pembinaan keagamaan.
“Program tahfidz bukan sekadar mengejar target hafalan, tetapi bagaimana Al-Qur’an bisa menjadi pedoman hidup para siswa dalam keseharian mereka,” jelasnya.
Menurutnya, keberhasilan program tahfidz di Al-Azhar Syifa Budi Solo tidak lepas dari sinergi antara sekolah, guru, dan orang tua dalam mendampingi proses belajar para siswa.
“Kami ingin membentuk generasi yang cinta Al-Qur’an, berkarakter islami, dan siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai akhlakul karimah,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Al-Azhar Syifa Budi Solo kembali menegaskan perannya sebagai lembaga pendidikan Islam yang berupaya menyeimbangkan kecerdasan intelektual dengan pembentukan spiritual dan akhlak mulia. //Bang
