TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Siap Gelar UMKM Vaganza 2026, SOLEC Buka Jalan UMKM Naik Kelas

SOLEC siap menggelar UMKM Vaganza 2026 di Minoa Hotel

WARTAJOGLO, Solo – Upaya mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin berkembang dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas terus dilakukan. 

Salah satunya melalui gelaran UMKM Vaganza 2026 yang akan berlangsung pada 12-14 Juni 2026 di Minoa Hotel, Sumber, Solo.

Acara yang digagas Solo Entrepreneur Community (SOLEC) ini tidak sekadar menjadi ajang pameran produk. Tetapi juga dirancang sebagai wadah strategis untuk membantu UMKM meningkatkan kapasitas usaha, memperluas jaringan pemasaran, hingga membuka akses permodalan.

Ketua SOLEC, Joko Sutrisno, mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut adalah membantu pelaku UMKM meningkatkan skala usaha dan omzet, melalui berbagai program pendampingan yang berkelanjutan.

"Kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk menaikkan kelas UMKM. Kami memberikan ruang bagi para pelaku usaha agar bisa berkembang, sejalan dengan program Pemerintah Kota Surakarta yang berkomitmen menggenjot kualitas UMKM Solo menuju pasar yang lebih maju dan luas," ujarnya di hadapan awak media pada Selasa 9 Juni 2026.

Menurut Joko, peningkatan omzet tidak bisa dilakukan secara instan. Karena itu, SOLEC menyiapkan berbagai strategi mulai dari pelatihan, pendampingan usaha, hingga membuka akses pasar yang lebih besar.

Ia menjelaskan, salah satu langkah yang dilakukan adalah program inkubasi bisnis. 

Dalam program tersebut, para pelaku UMKM akan mendapatkan pelatihan yang mencakup berbagai aspek penting dalam pengelolaan usaha, mulai dari pengembangan sumber daya manusia, manajemen keuangan, pemasaran, pelayanan pelanggan, hingga pengelolaan sarana dan prasarana usaha.

Tak hanya berhenti pada pelatihan, SOLEC juga memberikan pendampingan agar ilmu yang diperoleh bisa langsung diterapkan dalam bisnis masing-masing.

"Tujuan kita memang scale up, menaikkan skala usaha dan omzet teman-teman UMKM. Karena itu kami tidak hanya memberikan pelatihan, tetapi juga mendampingi mereka agar bisnisnya bisa berkembang lebih cepat," kata Joko.

Ketua SOLEC, Joko Sutrisno (kiri) dan Sekjen SOLEC Siswadji Atmodiwiryo saat memberi penjelasan di hadapan awak media

Salah satu agenda penting dalam UMKM Vaganza 2026 adalah proses kurasi produk oleh sejumlah perusahaan ritel besar. 

Joko menyebutkan, beberapa jaringan ritel modern seperti Indomaret, Alfamart, Pasaraya Jogja, Krisna, dan sejumlah mitra lainnya akan hadir untuk melakukan seleksi produk UMKM.

Melalui proses tersebut, pelaku usaha berkesempatan memperluas pasar dan memasukkan produknya ke jaringan distribusi yang lebih besar.

Selain itu, SOLEC juga menjalin kolaborasi dengan program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta Koperasi Merah Putih. 

Menurutnya, program tersebut membuka peluang besar bagi UMKM, khususnya sektor pangan dan kuliner, untuk menjadi pemasok berbagai kebutuhan bahan makanan.

"Produk UMKM, mulai dari beras, sayur, buah hingga produk kuliner lainnya memiliki peluang masuk dalam rantai pasok program-program tersebut. Ini menjadi salah satu cara untuk membantu meningkatkan omzet para pelaku usaha," jelasnya.

Hal yang tak kalah penting adalah persoalan permodalan, yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama UMKM.

Untuk itu sejumlah lembaga perbankan dijadwalkan hadir untuk membuka peluang kerja sama pembiayaan bagi para pelaku usaha. 

"Besok akan datang 4 bank untuk membahas persoialan permodalan ini, yaitu Bank Jateng, Bank Mandiri, Bank KEB Hana Indonesia, dan CIMB Niaga," ungkap Joko.

Kehadiran sektor perbankan tersebut diharapkan dapat mempermudah akses pembiayaan sekaligus memperkuat fondasi usaha para peserta.

UMKM Vaganza Solo 2026 dikemas secara komprehensif dengan memadukan unsur bisnis, edukasi, sosial, dan budaya dalam satu rangkaian kegiatan.

Pada sektor bisnis dan edukasi, pengunjung dapat mengikuti bazar produk unggulan UMKM yang menampilkan beragam produk kuliner, fashion, hingga kerajinan. 

Selain itu, tersedia pula agenda business matching, kurasi produk, dan penandatanganan kerja sama permodalan.

Sementara pada sektor sosial, panitia menyiapkan kegiatan donor darah, khitanan massal, parade seni sekolah, serta pelantikan pengurus baru SOLEC.

Nuansa budaya dan hiburan juga akan terasa kuat melalui festival kuliner, pasar makanan jadul, festival dolanan tradisional, hingga fashion show yang melibatkan berbagai komunitas.

Salah satu sajian yang diprediksi menjadi magnet pengunjung adalah pertunjukan Ketoprak Humor yang seluruh pemainnya merupakan para pengusaha UMKM Kota Solo.

Konsep unik tersebut menjadi bukti bahwa pelaku usaha tidak hanya piawai menjalankan bisnis, tetapi juga mampu tampil menghibur masyarakat.

Kemeriahan acara semakin lengkap dengan kehadiran grup legendaris asal Solo, Orkes Humor Pecas Ndahe, yang siap menghibur pengunjung selama acara berlangsung.

Selain itu, sejumlah seniman lokal seperti Eko Gudel, Whawin Lawra, Staso, Dhimas Tedjo, dan Adrie Van Houtten dijadwalkan tampil bergantian di atas panggung.

Penampilan Dhimas Tedjo dan Adrie Van Houtten pada hari terakhir akan menjadi puncak kemeriahan sekaligus penutup rangkaian UMKM Vaganza Solo 2026.

"Semoga ke depan acara ini bisa menjadi agenda tahunan. Dan tentu saja bisa mendapat dukungan dana baik dari pemerintah atau yang lainnya. Sebab untuk saat ini dananya masih swadaya," pungkas Joko. //Kls

Type above and press Enter to search.