TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Dinilai Berjasa Besar untuk Bangsa, ISKA Karanganyar Dukung Usulan Romo Mangun Jadi Pahlawan Nasional

Romo Robertus Tri Widodo membuka sosialisasi katekese kebangsaan di lantai dua GPP Paroki Santo Pius X Karanganyar

WARTAJOGLO, Karanganyar - Dukungan agar Romo Yusuf Bilyarta Mangunwijaya atau yang lebih dikenal sebagai Romo Mangun ditetapkan sebagai pahlawan nasional terus mengalir. 

Kali ini, dukungan datang dari Ikatan Sarjana Katolik (ISKA) Kabupaten Karanganyar yang menilai sosok Romo Mangun memiliki jasa besar bagi bangsa Indonesia di berbagai bidang.

Sekretaris ISKA Karanganyar, Vladimir Langgeng Widodo, mengatakan Romo Mangun bukan hanya dikenal sebagai rohaniwan Katolik, tetapi juga pejuang kemerdekaan, arsitek, budayawan, penulis, sekaligus aktivis sosial yang sepanjang hidupnya mendedikasikan diri untuk masyarakat kecil.

"Sudah banyak kontribusi yang diberikan Romo Mangun kepada bangsa. Beliau mengalami masa penjajahan Belanda, Jepang hingga masa awal kemerdekaan. Perjuangannya sangat nyata," kata Langgeng saat mengikuti sosialisasi Katekese Kebangsaan yang digelar PK3 Kevikepan Surakarta di Lantai 2 GPP Paroki Santo Pius X Karanganyar, Selasa 28 Juli 2026 malam.

Menurut Langgeng, keberanian Romo Mangun ketika menjadi tentara pelajar dalam pertempuran Ambarawa dan Mranggen, Semarang, bahkan pernah mendapat apresiasi dari Soeharto yang kemudian menjadi Presiden Republik Indonesia.

Tak hanya berjasa di medan perjuangan, Romo Mangun juga meninggalkan warisan intelektual yang masih relevan hingga kini. 

Buku Wastu Citra yang ditulisnya menjadi salah satu referensi penting di dunia arsitektur dan masih dijadikan bacaan wajib oleh banyak dosen maupun mahasiswa.

Di bidang sastra dan kebudayaan, karya-karya Romo Mangun juga dikenal luas dan menginspirasi banyak kalangan. 

Berbagai buku yang ditulisnya mendapat sambutan hangat pembaca dan menjadi karya yang berpengaruh di Indonesia.

Sementara di bidang sosial, kiprah Romo Mangun dalam mendampingi masyarakat bantaran Kali Code di Yogyakarta menjadi salah satu bukti nyata keberpihakannya kepada wong cilik. 

Kawasan yang sebelumnya dikenal kumuh berhasil ditata menjadi lingkungan yang lebih layak huni hingga mendapat penghargaan dari pemerintah maupun dunia internasional.

Langgeng mengapresiasi langkah Universitas Katolik Soegijapranata yang telah menginisiasi usulan Romo Mangun sebagai pahlawan nasional melalui penggalian berbagai literatur, termasuk hingga ke luar negeri.

"Secara pribadi, saya mengapresiasi upaya Unika Soegijapranata yang mengusulkan Romo Mangun sebagai pahlawan nasional dengan menggali berbagai literatur, bahkan sampai ke luar negeri," ujarnya.

Ia berharap, dukungan terhadap usulan tersebut tidak hanya datang dari kalangan akademisi, tetapi juga diperkuat oleh gereja dan masyarakat luas sehingga gaungnya semakin besar.

"Kami berharap usulan Romo Mangun sebagai pahlawan nasional tidak hanya dari kampus saja, tetapi juga dari gereja dan masyarakat luas sehingga gemanya makin terdengar," tandasnya.

Sementara itu, Pastor Paroki Santo Pius X Karanganyar, Romo Robertus Tri Widodo, menyambut baik penyelenggaraan sosialisasi Katekese Kebangsaan yang salah satu tujuannya membumikan pemikiran Romo Y.B. Mangunwijaya. 

Menurutnya, teladan Romo Mangun selalu mampu menggerakkan banyak orang untuk ikut berbuat bagi sesama.

"Kita menyadari bahwa iman Katolik tidak menjauhkan umat dari kenyataan hidup bangsa, tetapi justru membuka hati untuk terlibat," ungkapnya.

Hal senada disampaikan pembicara tunggal dalam kegiatan tersebut, Jakub Utama dari PK3 Kevikepan Surakarta. 

Ia menilai sosok Romo Mangun mengajarkan bagaimana menjadi pribadi yang tetap teguh sebagai umat Katolik sekaligus warga negara Indonesia yang peduli terhadap persoalan kebangsaan.

Jakub juga menyambut positif usulan ISKA Karanganyar terkait pengajuan Romo Mangun sebagai pahlawan nasional.

"Soal ide Pak Langgeng dalam pengusulan Romo Mangun sebagai pahlawan nasional bagus juga. Akan kami sampaikan gagasan tersebut ke Kevikepan Surakarta untuk diteruskan ke Keuskupan Agung Semarang," pungkasnya. //Bang

Type above and press Enter to search.