TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

"Pancer Wibawa Qolbu" Antar Mahasiswa ISI Surakarta Raih Juara II Seni Lukis Peksimida Jateng 2026

Purnomo Setiawan (kiri) sukses meraih juara kedua dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026

WARTAJOGLO, Semarang – Sebuah karya seni bertajuk "Pancer Wibawa Qolbu" berhasil mencuri perhatian dewan juri dalam ajang Pekan Seni Mahasiswa Daerah (Peksimida) Jawa Tengah 2026. 

Lukisan yang sarat makna filosofis tersebut mengantarkan Purnomo Setiawan, mahasiswa Program Studi Seni Murni Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, meraih Juara II pada tangkai lomba Seni Lukis.

Ajang yang digelar di Pendopo Kampung Budaya dan Galeri B9 Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada 14–16 Juli 2026 itu diikuti oleh 28 delegasi perguruan tinggi dari seluruh Jawa Tengah. 

Di tengah persaingan yang ketat, "Pancer Wibawa Qolbu" tampil menonjol berkat kekuatan visual, kedalaman gagasan, serta kematangan teknik yang berhasil memikat perhatian dewan juri.

Lebih dari sekadar sebuah lukisan, "Pancer Wibawa Qolbu" menjadi representasi dari proses kreatif yang lahir melalui eksplorasi artistik dan perenungan filosofis. 

Karya tersebut merupakan hasil pembinaan intensif bersama dosen pendamping Yulianto, S.Sn., M.Sn., yang mengawal pengembangan ide hingga penyelesaian di atas kanvas.

Keberhasilan tersebut mendapat apresiasi dari Koordinator Program Studi Seni Murni ISI Surakarta, Aditya Eko Adrianto, S.S., M.Hum. 

Menurutnya, capaian Purnomo menunjukkan bahwa kualitas mahasiswa ISI Surakarta mampu bersaing di level regional melalui karya yang memiliki karakter kuat.

"Prestasi yang diraih oleh Purnomo Setiawan melalui karya Pancer Wibawa Qolbu merupakan bukti nyata dari kreativitas, ketekunan, dan kualitas akademik mahasiswa Seni Murni ISI Surakarta yang mampu bersaing ketat di tingkat regional. Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Yulianto, S.Sn., M.Sn. selaku dosen pembimbing yang telah mengawal proses kreatif ini dengan luar biasa," ujarnya.

Ia menambahkan, penghargaan yang diraih bukan hanya soal menempati podium juara, melainkan menjadi pengakuan atas proses panjang yang dijalani mahasiswa dalam membangun kepekaan estetis, memperkuat gagasan, dan mengasah kemampuan teknis selama menempuh pendidikan di kampus seni.

"Hasil ini bukan sekadar kemenangan kompetisi, melainkan wujud dari proses panjang dalam mengasah kepekaan estetis dan keterampilan teknis di kampus. Kami berharap pencapaian Purnomo menjadi pemantik semangat bagi seluruh mahasiswa untuk terus berkarya, berinovasi, dan membawa nama baik institusi ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk persiapan menuju Peksiminas mendatang," lanjutnya.

Keberhasilan "Pancer Wibawa Qolbu" di Peksimida Jawa Tengah 2026 sekaligus mempertegas reputasi ISI Surakarta sebagai salah satu pusat pendidikan seni rupa yang konsisten melahirkan karya-karya berkualitas. 

Prestasi ini menunjukkan bahwa karya seni yang dibangun di atas fondasi konsep yang kuat, didukung penguasaan teknik yang matang, mampu berbicara di panggung kompetisi dan memperoleh pengakuan dari para juri. //Bang

Type above and press Enter to search.