TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Wujudkan Zero Stunting, Alfamidi Boyolali Salurkan Ribuan Butir Telur untuk Balita Sleman

Alfamidi Boyolali salurkan ribuan butir telur untuk balita di Sleman

WARTAJOGLO, Sleman — Upaya mencegah stunting membutuhkan kerja bersama dan tidak bisa dilakukan secara instan. 

Selain kesadaran keluarga, pemenuhan asupan gizi anak juga menjadi bagian penting untuk memastikan tumbuh kembang generasi masa depan berjalan optimal.

Semangat itulah yang dibawa Alfamidi Cabang Boyolali melalui program Protein Cegah Stunting. 

Sebanyak 3.000 butir telur disalurkan untuk memenuhi kebutuhan protein bagi 50 balita di Kelurahan Margodadi, Kecamatan Seyegan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kamis (30/7/2026).

Namun, bantuan tersebut bukan sekadar pemberian telur dalam satu kesempatan. Program yang menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) Alfamidi itu dirancang sebagai intervensi gizi intensif dan berkelanjutan selama enam bulan ke depan.

Melalui program tersebut, anak-anak penerima manfaat diharapkan mendapatkan asupan protein yang lebih teratur sehingga mampu mendukung pertumbuhan dan perkembangan mereka sekaligus mengurangi risiko stunting.

Branch Manager Alfamidi Boyolali, Heribertus Ari Budi, mengatakan anak-anak penerima manfaat merupakan bagian penting dari masa depan bangsa. 

Karena itu, pemenuhan kebutuhan gizi sejak dini menjadi investasi yang sangat berharga.

“Harapan kami, melalui bantuan gizi yang teratur selama enam bulan ini, anak-anak dapat terbebas dari risiko stunting dan tumbuh menjadi generasi yang sehat serta cerdas,” kata Heribertus.

Program Protein Cegah Stunting tersebut mendapat sambutan positif dari pemerintah setempat dan jajaran perangkat Kelurahan Margodadi. 

Kolaborasi antara pihak swasta, pemerintah daerah, serta kader kesehatan masyarakat dinilai menjadi kekuatan penting dalam mempercepat upaya pencegahan stunting.

Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting Margodadi, Muji Sri Swasti, berharap program tersebut mampu memberikan dampak nyata bagi kondisi kesehatan anak-anak di wilayahnya.

“Harapan kami dengan adanya program ini, angka stunting di Margodadi bisa zero dan mudah-mudahan ke depannya program ini bisa berkelanjutan,” ungkapnya.

Harapan tersebut sekaligus menjadi penanda bahwa persoalan stunting tidak cukup hanya ditangani melalui program jangka pendek. 

Pendampingan yang konsisten, pemantauan tumbuh kembang anak, serta pemenuhan kebutuhan gizi secara berkelanjutan menjadi bagian yang tidak terpisahkan.

Karena itu, selama enam bulan ke depan, program Protein Cegah Stunting diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk memastikan balita penerima manfaat memperoleh asupan protein yang memadai.

Bagi Alfamidi, kehadiran di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui aktivitas bisnis dan layanan ritel. 

Perusahaan juga berupaya mengambil peran dalam persoalan sosial yang dihadapi masyarakat, salah satunya melalui dukungan terhadap peningkatan kualitas kesehatan dan gizi anak. //Kls

Type above and press Enter to search.