![]() |
| Rektor ISI Surakarta, Dr. Bondet Wrahatnala memimpin upacara Pengambilan Sumpah dan Janji Pejabat Struktural serta Jabatan Fungsional di lingkungan ISI Surakarta |
WARTAJOGLO, Solo – Sinergi menjadi salah satu kunci penting dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus memperkuat kelembagaan perguruan tinggi.
Pesan tersebut disampaikan Rektor Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta, Dr. Bondet Wrahatnala, S.Sos., M.Sn., saat memimpin upacara Pengambilan Sumpah dan Janji Pejabat Struktural serta Jabatan Fungsional di lingkungan ISI Surakarta.
Prosesi pengambilan sumpah dan janji tersebut berlangsung khidmat di Pendapa GPH Joyokusumo ISI Surakarta, Senin (3/8/2026).
Sebanyak delapan pejabat resmi dilantik dan diambil sumpahnya untuk mengemban amanah pada berbagai bidang di lingkungan kampus seni tersebut.
Hadir dalam kegiatan itu jajaran pimpinan tinggi ISI Surakarta, di antaranya Wakil Rektor Bidang Akademik Dr. Drs. H. M. Arif Jati Purnomo, M.Sn., Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan dan Umum Dr. Isa Ansari, M.Hum., serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Humas Dr. Drs. Zulkarnain Mistortoify, M.Hum.
Dalam amanatnya, Dr. Bondet menegaskan bahwa meskipun para pejabat baru tersebut mengemban amanah di bidang yang berbeda-beda, semuanya memiliki satu misi utama yang sama, yakni menjaga kepercayaan.
Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada setiap pejabat harus dijawab dengan integritas, tanggung jawab, serta kemampuan untuk bekerja bersama. Sebab, tantangan yang dihadapi perguruan tinggi tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri.
"Perguruan tinggi menjadi besar ketika setiap orang yang diberi amanah bekerja dengan integritas, saling menguatkan, dan mampu menghadirkan solusi," ujar Dr. Bondet dalam sambutannya.
Pesan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa sinergi antarelemen di lingkungan kampus menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Setiap unit, meskipun memiliki tugas dan fungsi yang berbeda, harus mampu bergerak dalam satu arah untuk mendukung kemajuan institusi.
Rektor pun memberikan pesan khusus kepada sejumlah pejabat yang dilantik. Kepada Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Fakultas Seni Pertunjukan, ia berharap tata kelola keuangan dapat semakin akuntabel sekaligus efisien.
Sementara kepada Kepala Unit Penunjang Akademik Ajang Gelar, Dr. Bondet berharap ruang pertunjukan tersebut tidak hanya menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan seni, tetapi dapat bertransformasi menjadi laboratorium kreatif yang hidup.
Adapun kepada Kepala Pusat Penjaminan Mutu, ia menekankan agar mutu tidak berhenti sebagai urusan dokumen administrasi.
Lebih dari itu, mutu harus tumbuh menjadi budaya kerja yang diterapkan dalam keseharian seluruh sivitas akademika.
"Mutu harus menjadi budaya kerja, bukan sekadar urusan dokumen administrasi," tegasnya.
Delapan pejabat yang resmi dilantik dan diambil sumpahnya terdiri dari pejabat struktural maupun jabatan fungsional.
Mereka adalah Renaldi Lestianto Utomo Putro, M.Sn., sebagai Wakil Dekan Bidang Keuangan dan Umum Fakultas Seni Pertunjukan; Novita Dwi Wulandari, M.A., sebagai Kepala Pusat Penjaminan Mutu; serta Pratita Rara Raina, S.H., M.B.A., sebagai Kepala Unit Penunjang Akademik Ajang Gelar.
Selanjutnya, Febri Andi Nurhanto, S.Sos., dipercaya sebagai Analis Pengelolaan Keuangan APBN Ahli Muda; Sri Sumanti Nugrahani, A.Md., sebagai Pranata Keuangan APBN Penyelia; Muhammad Zaky Jaluaji, A.Md.Kom., sebagai Pranata Komputer Terampil; serta Anissa Mauliana Eka Rachmawati, A.Md.S.I., dan Aulia Azzahra, A.Md.S.I., sebagai Arsiparis Terampil.
Di penghujung sambutannya, Dr. Bondet mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk membangun budaya kerja baru di lingkungan ISI Surakarta.
Sinergi Jadi Kunci, Rektor ISI Surakarta Tekankan Integritas dan Kolaborasi pada Pejabat Baru https://t.co/l90YjCBF3E
— 🇼🇦🇷🇹🇦🇯🇴🇬🇱🇴 (@wartajoglo) August 4, 2026
Budaya kerja tersebut, menurutnya, harus mampu menggabungkan kecepatan, ketepatan, profesionalitas, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Bekerja lebih cepat, namun tidak tergesa-gesa. Bekerja tepat, tetapi tidak kehilangan empati. Serta menjalankan tugas secara profesional dengan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan sebagai ruh utama pendidikan seni. //Bang
