TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

Tak Terbendung, Govita Juarai Turnamen Bola Voli Piala Ketua DPRD Semarang 2026

Tim Govita Semarang sukses menjuarai Turnamen Bola Voli Piala Ketua DPRD Semarang 2026

WARTAJOGLO, Semarang - Tampil disiplin dan tanpa beban, tim putri KU-12 Govita menutup Turnamen Bola Voli Piala Ketua DPRD Semarang 2026 dengan kemenangan meyakinkan.

Bermain di GOR VOPAS, Gunungpati, Semarang, Minggu 6 September 2026, anak-anak asuhan duet pelatih Koko dan Sukoco itu menundukkan Rizki Abadi Ngawi, Jawa Timur, dengan skor 2-0 (26-24, 25-22).

Dua set tersebut memang tidak didapat dengan mudah. Rizki Abadi memberikan perlawanan sengit, terutama pada set pertama. 

Namun, Govita mampu menjaga ketenangan di poin-poin krusial hingga akhirnya mengamankan kemenangan.

Set kedua kembali berlangsung ketat. Tetapi kedisiplinan pemain Govita dalam menjalankan instruksi pelatih membuat mereka mampu menjaga keunggulan sampai pertandingan berakhir.

"Anak-anak disiplin dan tampil lepas, melaksanakan instruksi pelatih. Dan alhamdulillah bisa juara," kata Sukoco.

Gelar juara tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan atlet sejak usia dini mulai menunjukkan hasil.

Govita sebelumnya harus melewati semifinal dengan menghadapi Atlas Semarang. Tiket final kemudian diamankan setelah mereka tampil lebih efektif dalam pertandingan.

Di kubu lain, Rizki Abadi juga memastikan tempat di final setelah menyingkirkan tuan rumah VOPAS Semarang.

Pertemuan Govita dan Rizki Abadi di final pun menjadi klimaks persaingan KU-12. Dua tim sama-sama menunjukkan kualitas permainan yang membuat pertandingan berjalan ketat. 

Namun, Govita akhirnya tampil sebagai tim yang lebih siap di momen-momen penentu.

Sementara itu, gelar juara KU-10 putri menjadi milik Yuso Yogyakarta. Yuso tampil sebagai yang terbaik setelah mengalahkan Ivoba Semarang dengan skor 2-0.

Turnamen Piala Ketua DPRD Semarang 2026 sendiri menjadi panggung besar bagi pembinaan bola voli usia dini. 

Digelar untuk pertama kalinya oleh klub bola voli VOPAS Semarang, kejuaraan tersebut diikuti 96 tim putra dan putri.

Peserta berasal dari kelompok umur KU-10 dan KU-12. Mereka dibagi ke dalam delapan grup, dengan masing-masing grup dihuni tiga tim.

Format pertandingan dibuat cukup singkat namun menuntut konsistensi. Juara masing-masing grup langsung melaju ke semifinal untuk kemudian memperebutkan tiket final. Pertandingan menggunakan sistem two winning set.

Selain sektor putri, turnamen juga mempertandingkan kelompok putra KU-10 dan KU-12.

Panitia hanya menetapkan juara pertama dan kedua. Keduanya mendapatkan hadiah berupa uang pembinaan serta trofi.

Namun lebih dari sekadar perebutan gelar, turnamen tersebut menjadi ruang penting bagi para pemain belia untuk merasakan atmosfer kompetisi. 

Sebab, dari pertandingan-pertandingan semacam inilah mental bertanding, disiplin, keberanian mengambil keputusan, hingga kemampuan bermain dalam tekanan mulai dibentuk. //Her

Type above and press Enter to search.