TfG6TUW8BUO7GSd6TpMoTSd7GA==
,, |

Headline News

ISI Solo Siap Dampingi Bojonegoro Bangun Identitas Batik, dari Filosofi hingga HAKI

Ketua Dekranasda Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono melihat-lihat karya batik di kampus ISI Solo

WARTAJOGLO, Solo – Batik bukan sekadar kain bermotif indah, tetapi juga menjadi representasi identitas sebuah daerah. 

Berangkat dari pemikiran itu, Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menggandeng Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta untuk memperkuat branding sekaligus merumuskan identitas visual Batik Bojonegoro yang berakar pada kekayaan budaya lokal.

Langkah tersebut menjadi tindak lanjut dari komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin antara Pemkab Bojonegoro dan ISI Solo dalam pengembangan sumber daya manusia, pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga penguatan industri kreatif berbasis seni dan desain.

Komitmen itu diwujudkan melalui kunjungan rombongan Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Bojonegoro ke Kampus ISI Surakarta pada Selasa 4 Agustus 2026. 

Rombongan diterima langsung oleh Rektor ISI Surakarta, Dr. Bondet Wrahatnala, didampingi Wakil Rektor Bidang Perencanaan, Keuangan, dan Umum, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat, serta jajaran pimpinan Fakultas Seni Rupa dan Desain di Ruang Rapat Rektorat lantai 2.

Ketua Dekranasda Kabupaten Bojonegoro, Cantika Wahono, menjelaskan bahwa salah satu perhatian utama Bupati Bojonegoro, H. Setyo Wahono, adalah memperkuat branding dan karakter khas Batik Bojonegoro agar memiliki identitas yang kuat sekaligus mudah dikenali.

"Potensi kriya dan wastra lokal Bojonegoro sangat besar. Karena itu kami membutuhkan pendampingan dari kalangan akademisi agar dapat menentukan motif maupun produk yang benar-benar mencerminkan filosofi dan identitas Bojonegoro," ujar Cantika.

Menurutnya, pelatihan, kurasi desain, hingga pendampingan dari para ahli menjadi langkah penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang seni dan ekonomi kreatif. 

Fokus awal diarahkan pada pengembangan batik sebagai salah satu produk unggulan daerah yang memiliki nilai budaya sekaligus nilai ekonomi.

Rektor ISI Surakarta, Dr. Bondet Wrahatnala, menyambut baik inisiatif tersebut. Ia menilai kerja sama antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah menjadi strategi tepat untuk menggali sekaligus menguatkan identitas visual sebuah daerah melalui pendekatan akademik.

"Sudah tepat ketika Pemkab Bojonegoro menggandeng ISI Solo untuk menginisiasi program penguatan identitas visual dan filosofi Batik Bojonegoro. Daerah ini memiliki kekayaan budaya yang luar biasa dan semuanya dapat menjadi sumber inspirasi dalam membangun karakter batik yang khas," katanya.

Bondet menyebut Bojonegoro memiliki banyak potensi yang dapat diangkat sebagai identitas visual, mulai dari batik, kriya, hutan jati, tradisi Samin, Kayangan Api, kesenian, hingga berbagai warisan budaya lainnya. 

Bahkan, sejumlah penelitian mahasiswa pascasarjana ISI Solo telah mengkaji berbagai potensi tersebut sehingga dapat menjadi pijakan ilmiah dalam menyusun arah pengembangan Batik Bojonegoro.

"Riset-riset yang telah dilakukan mahasiswa dapat menjadi pintu masuk untuk menggali substansi budaya Bojonegoro secara lebih mendalam. Dari situlah nantinya dapat dirumuskan identitas visual yang memiliki dasar filosofis yang kuat," jelasnya.

Tak hanya berhenti pada pengembangan desain, kerja sama ini juga akan diperkuat melalui pendampingan dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) ISI Solo. 

Pendampingan tersebut diarahkan pada penyusunan naskah akademik untuk perlindungan Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI), baik yang bersifat personal maupun Kekayaan Intelektual Komunal (KIK).

Perlindungan tersebut mencakup Ekspresi Budaya Tradisional, Pengetahuan Tradisional, Sumber Daya Genetik, hingga Potensi Indikasi Geografis. 

Langkah ini dinilai penting agar berbagai warisan budaya Bojonegoro tidak hanya lestari, tetapi juga memperoleh perlindungan hukum sebagai identitas kolektif masyarakat. //Bang

Type above and press Enter to search.