POPULER

Rasa Kekeluargaan, Jadi Rahasia Sukses Sinetron 'Love Story The Series'

Rasa Kekeluargaan, Jadi Rahasia Sukses Sinetron 'Love Story The Series'

WARTAJOGLO, Jakarta - Perpisahan dengan Ken (Giorgino Abraham) yang memaksa Maudy (Yasmin Napper) untuk pergi ke Eropa, membuat hari-harinya selalu dipenuhi dengan kesedihan. Sebab bagaimanapun, rasa cinta dalam hati Maudy masih begitu besar pada Ken. Sehingga berat baginya untuk berpisah, meski kondisi harus memaksanya seperti itu.

Itu adalah sedikit penggalan jalan cerita di sinetron 'Love Story The Series'. Dan untuk itu Yasmin Napper pun merasa bahwa dirinya mendapat tantangan yang cukup berat dalam kisah ini. Sebab secara karakter, aktris cantik kelahiran Jakarta 22 Nopember 2004 ini mengaku bukan tipikal cewek melow. Sehingga saat harus berperan sebagai sosok yang sensitif dan mudah bersedih, baginya sangat menantang.

Giorgino dan Yasmin
Bermain di Love Story The Series menjadi tantangan tersendiri bagi Giorgino Abraham dan Yasmin Napper

Hal ini disampaikan Yasmin saat acara wawancara eksklusif sinetron 'Love Story The Series', yang digelar secara daring pada Kamis (25/3) sore.  Dalam acara itu Yasmin hadir bersama pasangan mainnya Giorgino Abraham.

"Aku tipikal cewek yang cuek. Jadi agak kontradiksi dengan peranku sebagai Maudy yang cenderung sensitif dan gampang sedih. Makanya saat harus berperan sedih seperti saat ini, bagiku jadi sebuah tantangan. Yang tentunya harus kujalankan dengan baik," ungkapnya.

Sinetron 'Love Story The Series' yang tayang di SCTV sudah memasuki episode ke-100. Hal itu tentu menjadi kepuasan tersendiri di hati para pemainnya. Dan berharap bisa terus memotivasi diri untuk berkarya dengan lebih baik.

"Tentunya kita bersyukur karena bisa menjalani semua hingga di episode saat ini. Semoga penonton selalu terhibur dan film ini bisa diterima dengan baik oleh masyarakat. Dan yang pasti ini semua juga bisa memotivasi kita untuk berbuat yang lebih baik," ucap Giorgino yang diamini oleh Yasmin.

Sebagai sinetron striping, para pemain 'Love Story The Series' harus menjalani jadwal syuting yang padat. Karena itulah bagi Yasmin hal ini cukup merepotkan dirinya, karena juga harus membagi waktu untuk sekolah. Tapi sejauh ini dia masih bisa mengatur waktu dan menjalani semua dengan baik.

"Biasanya saat ada waktu break, aku sempatkan untuk ngerjain tugas-tugas sekolah. Jadi biar semua bisa tetap berjalan bersamaan, baik sekolah maupun syuting," akunya.

Sementara untuk Giorgino yang juga dikenal sebagai seorang penyanyi, padatnya jadwal syuting memaksanya untuk menepiskan dulu hasrat bernyanyinya. Pemilik single 'Cokelat Biru' dan 'Telepati' inipun mengatakan akan fokus dulu menjalani syuting. 

Namun demikian saat ditanya awak media terkait kemungkinan dia akan menyanyikan lagu miliknya di dalam film yang dimainkan. Giorgino menjawab diplomatis, bahwa meski keinginan itu ada, tentu semua tergantung pada skenario yang ada. 

"Memang cerita yang saat ini berjalan sesuai dengan isi lagu 'Telepati'. Tapi kalau bicara ingin menyanyikannya atau tidak, tentu semua tergantung dari sang penulis skenario," jawabnya. 

Bagi Giorgino tidak adanya kesempatan untuk menyanyikan lagunya bukanlah masalah. Karena bagaimanapun dirinya harus profesional, dan menjalani semua dengan enjoy. Sebab saat bisa menjalani dengan enjoy, maka semua bisa berjalan dengan baik.

Valentino Peter dan Fiolina Teja
Valentino Peter dan Fiolina Teja

Hal ini sejalan dengan pemikiran pemain lainnya, yakni Valentino Peter dan Fiolina Teja. Yang tampil menjawab pertanyaan media, sebelum Giorgino dan Yasmin datang. Valentino sendiri di sinetron 'Love Story The Series berperan sebagai Rama, sedangkan Fiolina sebagai Nadin.

Bagi keduanya, terlibat dalam proyek sinetron striping yang padat tidak membuatnya merasa jenuh. Sebab selain menjalaninya dengan enjoy, di saat-saat senggang mereka tetap bisa mengisinya dengan berbagai kegiatan yang menyenangkan. Apakah itu olahraga, bercanda atau sekedar ngobrol-ngobrol bareng.

"Kita semua sudah seperti keluarga. Jadi saat ada waktu break kita bisa saling ngobrol santai, saling curhat atau bahkan olahraga bareng. Ada yang main volly, sepakbola atau lari-lari. Dan inilah yang membuat kita selalu kompak dan saling support. Sehingga semua proses produksi film ini berjalan lancar," ujar Valentino.

Baginya hal ini penting untuk tetap menjaga vitalitas tubuh. Terlebih di saat pandemi, semua yang terlibat dalam proyek ini harus selalu menjaga kesehatan. Karena itulah, selain olahraga, seluruh pemain dan kru juga harus menjalani serangkaian prosedur ketat, untuk mencegah penularan Covid-19.

"Saat ini seminggu sekali kita semua harus menjalani rapid antigen. Lalu kita juga diberi vitamin untuk menjaga daya tahan. Dan yang pasti kita juga selalu menerapkan protokol kesehatan dengan ketat," tandas Fio. //Bang

Iklan Atas Artikel


 

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel